Pengertian Kuesioner, Fungsi, Tujuan, Jenis Serta Langkah Penyusunan Kuesioner

Barangkali diantara kita pernah mendengar dan mengisi kuesioner. Kuesioner adalah instrumen penelitian yang terdiri dari serangkaian pertanyaan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari responden.

Kuesioner dapat dianggap sebagai wawancara tertulis. Cara ini dapat dilakukan secara tatap muka, melalui telepon, komputer atau bahkan melalui pos.

Untuk menambah wawasanmu, kali ini kami akan memberikan informasi tentang kuisioner dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kuisioner.

Mulai dari pengertian, jenis pertanyaan, fungsi, tujuan, skala kuesioner hingga langkah-langkah penyusunan kuesioner. Untuk itu, yuk simak ulasan kami berikut ini.

Pengertian Kuesioner

Kuesioner adalah teknik pengumpulan informasi yang memungkinkan analis untuk mempelajari sikap, keyakinan, perilaku, dan karakteristik beberapa orang kunci dalam organisasi yang mungkin terpengaruh oleh sistem yang diusulkan atau oleh sistem yang ada.

Kuesioner disebut juga dengan angket. Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang harus diisi atau dijawab oleh responden atau orang yang akan diukur.

Yang diperoleh melalui kuisioner adalah kita dapat mengetahui keadaan atau data pribadi seseorang, pengalaman, pengetahuan, dan sebagainya yang kita peroleh dari responden.

Tujuan penyusunan kuesioner adalah untuk memperbaiki bagian-bagian yang kurang tepat untuk diterapkan dalam pengumpulan data pada responden.

Responden dapat dengan mudah memberikan jawaban karena telah disediakan alternatif jawaban, misalnya berupa checklist pada kolom. Selain itu, kuesioner juga membutuhkan waktu yang singkat untuk menjawab pertanyaan.

Tujuan dan Fungsi Kuesioner

Berikut dibawah ini tujuan dan fungsi kuesioner, antara lain sebagai berikut.

Tujuan Kuesioner

  • Memperoleh data yang relevan dengan tujuan penelitian.
  • Dapatkan data dengan reliabilitas dan validitas setinggi mungkin.

Fungsi Kuesioner

  • Untuk mengumpulkan informasi sebagai dasar penyusunan arsip permanen.
  • Untuk memastikan validitas informasi yang diperoleh dengan metode lain.
  • Melakukan evaluasi terhadap program bimbingan.
  • Untuk mengambil sampel sikap atau pendapat responden.

Jenis Pertanyaan dalam Kuesioner

Dalam kuesioner, pertanyaan dibagi menjadi pertanyaan terbuka, tertutup dan juga gabungan keduanya. Berikut ini penjelasannya.

1). Pertanyaan Tertutup (Closed Questions)

Pertanyaan tertutup adalah pertanyaan yang membatasi atau menutup pilihan jawaban yang tersedia bagi responden. Responden hanya dapat memilih jawaban yang tertera pada kuesioner.

Responden tidak dapat memberikan jawaban secara bebas yang mungkin diinginkan oleh responden yang bersangkutan. Umumnya, jenis kuesioner ini digunakan ketika masalahnya sudah jelas.

2). Pertanyaan Terbuka (Open Questions)

Pertanyaan terbuka adalah jenis pertanyaan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada responden untuk memberikan jawaban atau tanggapan. Orang yang ingin mendapatkan pendapat biasanya menggunakan kuesioner jenis ini.

3). Pertanyaan Terbuka dan Tertutup

Pertanyaan terbuka dan tertutup adalah campuran dari pertanyaan terbuka dan tertutup.

Kelebihan dan Kekurangan Kuesioner

Dalam melakukan kuesioner tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Antara lain sebagai berikut:

Kelebihan Metode Kuesioner

Berikut ini adalah beberapa keuntungan dari metode kuesioner:

  • Tidak memerlukan kehadiran peneliti.
  • Dapat dibagikan secara bersama-sama kepada seluruh responden.
  • Waktunya fleksibel, tergantung waktu luang responden.
  • Dapat dibuat anonim agar responden tidak malu dalam menjawab pertanyaan yang diajukan.
  • Pertanyaan dapat distandarisasi.

Kekurangan Metode Kuesioner

Berikut ini adalah kelemahan dari metode kuesioner:

  • Responden seringkali tidak teliti, terkadang ada pertanyaan yang terlewatkan.
  • Responden seringkali tidak jujur ​​meskipun tidak disebutkan namanya.
  • Kuesioner sering tidak dikembalikan jika dikirim melalui pos atau jasa pengiriman lainnya.
  • Responden dengan tingkat pendidikan tertentu mungkin mengalami kesulitan dalam mengisi kuesioner.

Skala dalam Kuesioner

Pengertian penskalaan adalah proses pemberian angka atau simbol pada suatu atribut atau karakteristik yang bertujuan untuk mengukur atribut atau karakteristik tersebut.

Inilah sebabnya mengapa analis sistem merancang sebuah skala untuk mengukur sikap atau karakteristik orang yang menjawab kuesioner sehingga responden memilih subjek kuesioner.

Bentuk skala pengukuran dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

1). Nominal

Skala nominal adalah bentuk pengukuran yang paling lemah. Skala nominal berfungsi untuk mengklasifikasikan sesuatu. Secara umum, semua analis dapat menggunakan jenis skala ini untuk mendapatkan total untuk setiap klasifikasi.

Contoh skala nominal dalam kuesioner adalah:

Jenis perangkat lunak apa yang paling sering kamu gunakan sehari-hari?

1 = Pengolah kata 2 = Spreadsheet 3 = Database 4 = Program email

2). Ordinal

Skala ordinal hampir sama dengan skala nominal, yaitu sama-sama memungkinkan klasifikasi.

Perbedaan antara skala ordinal dan skala nominal adalah skala ordinal menggunakan susunan posisi.

Jenis skala ini sangat berguna karena satu kelas lebih besar atau lebih kecil dari yang lain.

3). Interval

Skala interval memiliki ciri yaitu interval antar setiap angka adalah sama. Sehubungan dengan karakteristik tersebut, maka operasi matematika dapat ditampilkan dalam data kuesioner, sehingga dapat dilakukan analisis yang lebih lengkap.

4). Rasio

Skala rasio adalah jenis skala yang paling sedikit digunakan. Skala rasio hampir sama dengan skala interval karena interval antar angka dianggap sama. Skala rasio memiliki nilai mutlak nol.

Langkah-Langkah Penyusunan Kuesioner

Berikut ini adalah langkah-langkah penyusunan kuesioner atau angket:

1). Tentukan tujuan penggunaan kuesioner atau skala psikologis.

2). Buat kisi kuesioner, yang mencakup indikator dan jumlah item pertanyaan atau pernyataan.

3). Tentukan bentuk angket atau skala psikologis. Bentuk angket yang digunakan penulis adalah angket terstruktur.

4). Membuat soal skala psikologis berupa pilihan ganda dengan pilihan dan skor

Demikian artikel kami tentang pengertian kuesioner, lengkap dengan fungsi tujuan, jenis-jenis pertanyaan kuesioner, skala dalam kuesioner dan langkah-langkah pembuatan kuesioner.

Kami berharap ulasan kami dapat membantu, terutama dalam menambah pengetahuan kamu mengenai kuesioner. Terima kasih telah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN