Seumur Hidup Dibayangi Kasus Video Asusila dengan Ariel NOAH, Luna Maya Akui Sempat Idap Penyakit Kejiwaan: Gue Nggak Bahagia…

Subtitle goes here

By:

Agustus 29, 2021

Shares

3.0 of 1 User
Loading...

Aktris sekaligus model Luna Maya mengaku pernah mengidap penyakit kejiwaan.

Hal ini dialami Luna di masa lalu, setelah berkasus dnegan Ariel NOAH dan Cut Tari.

Diketahui, lebih dari 1 dekade silam, kasus video asusila menyeret nama mereka bertiga.

Akibatnya Ariel dipenjara, sementara karir Luna dan Cut Tari di layar kaca sempat amblas.

Selama ini Luna Maya berusaha menutup rapat informasi mengenai kesehatan mentalnya.

Lalu saat hadir di YouTube Boy William beberapa waktu silam, Luna membongkar apa yang dirasakannya kepada publik.

Diakui Luna, kasus video panas menjungkirbalikkan hidupnya 180 derajat.

Mulai dari kehilangan kontrak dengan brand ternama, televisi hingga kehilangan teman-temannya.

Bahkan jika ia mendapatkan pekerjaan, harganya akan anjlok seanjlok-anjloknya.

“Kalaupun dikasih kerajaan harganya ditawar. Contoh, misalkan dari 10 ditawar jadi tiga atau empat, gitu,” kata dia, membuat Boy William terdiam.

Melihat reaksi Boy setelah mendengar ceritanya di masa lalu, Luna Maya hanya tersenyum memaklumi.

Bagi Luna, hal yang menimpanya di masa lalu tidak dipandangnya sebagai sesuatu yang negatif.

Luna memanfaatkan beberapa peluang dan bangkit untuk menghidupi dirinya sendiri.

“Tapi itu memotivasi gua untuk memulai kayak berbisnis. Gua harus punya income tanpa mengandalkan pertama TV, mengandalkan namanya iklan misalkan, atau mengandalkan orang.”

Luna pun membeberkan sebuah sindrom yang sempat dialaminya. Yakni Post Power Syndrome.

Itu adalah sindrom yang membuat penderita merasa tenggelam dan hidup dalam bayang-bayang keberhasilan masa lalu, sehingga sulit menerima keadaan sekarang.

“Itu tuh rasanya nggak enak banget loh,” kata Luna.

“You became frustated, stres dan you are not happy to yourself, with yourself (kamu merasa frustasi, stres dan tidak bahagia atas dirimu sendiri).”

“Dan lo ngerasa useless (nggak berguna),” lanjutnya.

Luna Maya mengatakan, sindrom itu bisa dialami oleh siapa saja. Bukan hanya dari kalangan artis dan publik figur.

Meski demikian ditegaskannya, jika ditangani dengan baik sindrom itu bisa sembuh.

sumber: sosok.id

0 Comment

Comments closed.