Sejak Kecil Jadi Penganut Muslim yang Taat, Pernikahan Wanita Ini Mendadak Viral Saat Dihadiri Ayahnya yang Adalah Seorang Pendeta, Momen Sungkeman Nampak Adem Diiring Tangis Haru

Subtitle goes here

By:

Juni 17, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Di Indonesia, nikah beda agama kerap ditemui di tengah masyarakat. Namun, beberapa fenomena semacam ini terkadang menimbulkan polemik. Tapi tidak dengan peristiwa yang baru-baru ini terjadi.

Dilansir Gridhot.ID dari akun Instagram @christin_natalia.ip, viral video momen mengharukan kala seorag pendeta datang ke pernikahan putrinya yang menganut agama Islam.

Cerita haru ini diunggah oleh sang pengantin wanita, Cristin Natalia Inten Patoh (21) melalui Instagram pribadinya. Cristin semenjak kecil memang mengikuti keyakinan ibunya, Islam.

Sedang sang ayah yang bernama Nelvin Bondi Patoh (46) merupakan seorang Kristen Protestan.

Meski demikian, hubungan mereka tetap hangat walau Nelvin tak bisa menjadi wali nikah putrinya.

Meski demikian, baik Cristin, Nelvin, dan semua anggota keluarga tidak merasa keberatan dan sangat memahami hal ini.

Bahkan, pada saat acara pernikahan yang berlangsung pada Rabu (24/3/2021), di Gunung Tabur, Berau, Kalimantan timur, suasana sangat khidmat dan bahagia dikutip dari artikel Tribunnews dengan judul ‘VIRAL Pendeta Datang ke Pernikahan Putrinya, Hanya Bisa Menyaksikan Tanpa Bisa Jadi Wali’.

Saat dikonfirmasi Tribunnews, Selasa (15/6/2021), sang anak, Cristin mengatakan acara pernikahannya lancar tanpa suatu halangan apapun.

Meski sempat dalam suasana haru, lantaran sang ayah datang secara tiba-tiba di hari pernikahannya, namun Cristin nampak senang.

Dikatakan Cristin, dirinya sangat senang melihat sang ayah datang menghadiri acara pernikahannya ini.

Mengingat, sudah lama dirinya dengan sang ayah lama tidak bertemu.

Diketahui, Daddy, panggilan Cristin kepada ayahnya, selain sebagai Pendeta, Daddy juga berprofesi sebagai anggota militer Komando Pasukan Khusus (Kopasus) di Timika, Papua.

Sementara Cristin bersama sang ibu tinggal di Berau, Kalimantan Timur.

Diceritakan Cristin, orang tuanya telah lama berpisah dan kini telah memiliki kehidupan masing-masing.

Sehingga, dirinya jarang sekali bertemu dengan sang ayah.

Cristin menceritakan, pertemuan pertamanya dengan sang ayah yakni ketika dirinya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Lama setelah itu, Cristin baru bertemu dengan sang ayah ketika dirinya akan masuk di bangku kuliah.

Barulah pertemuan selanjutnya terjadi di pernikahan Cristin.(*)

sumber: hot.grid.id

0 Comment

Leave a Comment