Satu Indonesia Tertipu? Sedot Perhatian Nasional hingga Dapat Donasi Ratusan Juta, Tetangga Dekat Beberkan Perangai Asli Kakek Suhud, Sebut Lakukan Kebohongan Besar: ‘Enggak Sesuai yang Dia Omongin!’

Nama kakek Suhud belakangan ini memang tengah jadi sorotan. Hal itu terjadi setelah videonya dimarahi oleh Baim Wong viral.

Baim Wong ngamuk lantaran sang kakek membuntutinya sepanjang perjalanan.

Baim juga meledek sang kakek dengan membagikan uang pada Ojol di sekitar namun tidak pada sang kakek.

Padahal Kakek Suhud mengaku bukan ingin mengemis pada Baim.

Sikap Baim Wong pun menuai kecaman dari masyarakat. Baim Wong dinilai tak sopan pada orang yang jauh lebih tua darinya.

Selama ini diketahui Baim Wong kerap membuat konten soal berbagi rezeki pada orang yang membutuhkan.

Kakek Suhud langsung mendapatkan bantuan dari berbagai pihak karena video viralnya dimarahi Baim Wong.

Melalui kanal YouTube Intens Investigasi pada Kamis (14/10/2021), para tetangga, Yuli, Helda, dan Mela memberikan kesaksian tak terduga tentang Kakek Suhud.

Para tetangga ternyata merasa kasihan pada Kakek Suhud yang dimarah-marahi Baim Wong.

Kendati demikian para tetangga tidak suka dengan pernyataan Kakek Suhud.

“Kalau dari pihak bapaknya ini memang kita kasihan juga sih, cuma kalau dari kesehariannya berbeda saja,” kata Helda.

“Berbeda dari apa yang dia omongin itu, yang enggak suka dari warga ya, ‘Dengerin ngaji, dengerin salawat’,” imbuh Yuli.

“Maksudnya jangan hal-hal seperti itu dimasukin media, tujuan kita ke mana, permasalahannya apa, enggak usah tujuannya ke situ,” tandasnya.

Menurut pengakuan tetangga-tentangga, pengakuan Kakek Suhud tak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Oleh karena itu, para tetangga berharap Kakek Suhud mengatakan kenyataan yang ada.

“Jadi kita tahu sehari-harinya dia, dan enggak sesuai yang dia omongin dengan kenyataannya,” kata Yuli.

“Tapi kalau kita sesuai kita enggak mungkin berani komentar seperti ini, nyata-nyata saja deh kalau ngomong,” imbuhnya.

Yuli pun mengaku tidak berpihak pada Baim Wong atau Kakek Suhud.

Namun, cara Kakek Suhud dinilai salah orang para tetangga.

Terutama pengakuan Kakek Suhud yang berjualan buku setiap hari.

Para tetangga ternyata tidak tahu Kakek Suhud berdagang buku sesuai pengakuannya.

“Bukan kita berpihak ke Baim, atau Pak Suhud, cuma caranya berbeda, caranya salah,” kata Yuli.

“Kemarin itu dia bilang katanya dagang, kakinya sakit, biayain saudaranya, dan juga anak-anaknya,” imbuhnya.

“Kita bingung ngejelasinnya kalau dagang, karena enggak pernah kelihatan, di sini enggak ada yang tahu kalau dia jual buku,” tandasnya.

sumber: hits.grid.id