Satu Indonesia Bersorak! Shandy Purnamasari Resmi Laporkan Nikita Mirzani ke Kepolisian, Nyai Terancam Pasal Berlapis Maksimal 12 Tahun Penjara

Pelaporan tersebut atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Nikita Mirzani.

Dimana ia sebelumnya membeberkan kalau kekayaan Shandy Purnamasari dan suami adalah hasil pencucian uang.

Bahkan, isu tersebut semakin diperkuat dengan beberapa bukti yang sempat diunggah oleh Nikita Mirzani.

Tak hanya itu saja, Nikita juga sempat menjelek-jelekkan skincare milik Shandy Purnamasari.

Nikita bahkan secara terang-terangan mengunggah berita lama soal suami Shandy Purnamasari.

Ia juga sempat menjelek-jelekan wajah Shandy Purnamsari.

Secara blak-blakan Nikita mengatakan kalau wajah Shandy tak secantik di foto.

Atas ucapannya yang sembarangan itu, Shandy pun merasa kesal dan melaporkan Nikita Mirzani.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Aziza mengungkapkan adanya laporan Shandy Purnamasari terhadap artis Nikita Mirzani ke Bareskrim Polri.

“Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/0159/III/2022/Bareskrim tanggal 31 Maret 2022, terkait tindak pidana pencemaran nama baik dengan pelapor atas nama SP dan saksi atas nama GWP dan SM,” kata Nurul di Mabes Polri pada Rabu (7/9/2022).

Nurul mengatakan Nikita dalam laporannya diduga melanggar Pasal UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kemudian, Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp750 juta. Selain itu, Pasal 51 Ayat (2) juncto Pasal 36 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp12 miliar.

“Kemudian Pasal 310 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 bulan dan denda maksimal empat ribu lima ratus dan/atau Pasal 311 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun,” katanya.

Ia menjelaskan, Nikita dilaporkan atas unggahannya di akun Instagram pribadinya, @nikitamirzanimawardi_172.

Akun Nikita diduga mengunggah berita yang mengandung pencemaran nama baik terhadap korban Gilang dan Shandy selama periode 11 sampai 26 Maret 2022.

“Barang bukti satu buah flashdisk berisi screenshot postingan dan video dari pemilik penguasa dan pengguna akun Instagram atas nama @nikitamirzanimawardi_172. Satu bundel postingan instagram atas nama sebagaimana tersebut di atas, 1 bundle kontrak pengunduran diri sebagai reseller,” jelas dia.

sumber: gridfame.id

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN