Pengertian Website, Sejarah, Unsur, Jenis – Jenis dan Manfaat Website

Website merupakan salah satu yang paling sering diakses dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja Google, Facebook, Kompas, Tokopedia dan sebagainya.

Ketika kamu membuka layanan-layanan tersebut di perangkat desktop atau mobile, yang kamu buka adalah website. Tentunya dari berbagai website yang ada memiliki fungsi dan fitur yang berbeda-beda. Hampir setiap hari kita berinteraksi dengan website.

Namun, tahukah kamu apa arti dari website itu sendiri? Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan kami mengenai pengertian website lengkap dengan sejarah, fungsi dan manfaat website berikut ini!

Pengertian Website

Website adalah kumpulan halaman dalam suatu domain yang berisi berbagai informasi sehingga dapat dibaca dan dilihat oleh pengguna internet melalui mesin pencari. Informasi yang dapat dimuat dalam sebuah website umumnya berisi konten gambar, ilustrasi, video, dan teks untuk berbagai keperluan.

Biasanya untuk tampilan awal sebuah website dapat diakses melalui halaman utama (homepage) menggunakan browser dengan menuliskan URL yang benar. Dalam sebuah homepage, juga berisi beberapa halaman web turunan yang terhubung satu sama lain.

Sejarah Website

Website pertama kali dikenalkan oleh seorang ilmuwan dari Inggris bernama Tim Berners-Lee pada tahun 1980an. Orang tua Berners juga ilmuwan komputer.

Tujuan awal Tim Berners membuat website adalah untuk memudahkan para peneliti di tempat kerja memperoleh dan bertukar informasi.

Kemudian, pada tanggal 30 April 1993, CERN yang merupakan laboratorium fisika di Swiss, secara resmi mengumumkan peluncuran website tersebut secara gratis.

Website dapat dimiliki oleh individu, organisasi, atau perusahaan. Pada umumnya sebuah website akan menampilkan informasi atau satu topik tertentu, meskipun saat ini banyak website yang menampilkan berbagai informasi dengan topik yang berbeda.

Selain itu, Tim Berners-Lee juga menulis tentang tiga teknologi web dasar, diantaranya:

1). HTML (Markup HyperText Languange), yaitu bahasa markup atau format untuk halaman web.

2). URI (Uniform Resource Identifier), yaitu alamat unik untuk membuka halaman web. Fungsinya untuk mengidentifikasi setiap sumber daya di web. Saat ini sering disebut sebagai URL (Uniform Resource Locator).

3). HTTP (Protokol Transfer Hiperteks), teknologi ini memungkinkan seseorang untuk mengambil sumber daya yang terhubung ke semua situs web.

Unsur – Unsur Website

Terdapat 3 unsur yang utama pada sebuah website. Tanpa adanya semua unsur ini, website tidak akan pernah ditemukan dan diakses oleh pengguna di internet. Berikut adalah beberapa informasi yang berkaitan dengan unsur yang ada pada website.

1). Domain

Komponen pertama adalah domain, dimana website dapat dianalogikan sebagai sebuah produk. Maka website adalah brand atau merek. Menulis domain yang menarik dapat membuat seseorang
masuk ke situs website tersebut.

Selain itu, kamu harus membuat domain yang tidak terlalu panjang dan mudah diingat. Domain yang baik juga akan berpengaruh pada peningkatan peringkat sistem mesin pencari. Pastikan juga untuk melakukan optimasi SEO dan mengecek domain secara berkala.

2). Hosting

Komponen atau elemen kedua adalah hosting, yang memiliki peran penting dalam menyimpan semua database (penyimpanan data). Informasi dalam database dapat berupa teks, gambar, ilustrasi, video, dan script.

3). Konten

Selain domain dan hosting, website juga harus memiliki konten. Fungsi konten sangat menentukan. Karena jika website tidak memiliki konten maka bisa dikatakan situs tersebut tidak memiliki tujuan yang jelas.

Konten pada website dapat berupa teks, gambar atau video. Jika dilihat dari konten yang disuguhkan, terdapat beberapa jenis website. Contoh website yang menerapkan konten adalah media sosial, company profile, website berita, situs jual beli online, dan masih banyak lagi lainnya.

Jenis – Jenis Website

Website merupakan media untuk menampilkan informasi. Informasi yang ditampilkan juga bukan hnaya tulisan tapi sudah bisa menampilkan gambar, suara, dan video.

Jika dilihat dari sifatnya, website dibedakan menjadi website statis dan website dinamis. jenis website yang hanya bisa menampilkan informasi tetap alias bersifat tidak berubah disebut website statis. Sedangkan website yang menampilkan informasi yang berubah-ubah disebut dengan website dinamis.

Selain itu, jenis website juga bisa dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Jenis website berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi:

1). Website pribadi

Website pribadi biasanya dibuat oleh seseorang untuk kebutuhan profesionalitas atau menyampaikan opini pribadi. Misalnya saja untuk portofilio online atau blog pribadi.

Saat ini tersedia berbagai layanan untuk membuat website pribadi, mulai dari yang gratis sampai layanan berbayar. Untuk yang gratis, misalnya saja Blogspot.com dan juga WordPress.com.

2). Website Toko Online/ e-Commerce

Jenis website selanjutnya adalah website toko online. Dengan adanya website toko online, kamu bisa menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai wilayah, buka toko 24 jam, hingga transaksi yang cepat dan mudah.

Dengan menggunakan website e-commerce, kamu juga dapat mendatangkan lebih banyak konsumen untuk membeli barang atau jasa melalui website yang telah disediakan tentunya dengan produk dan konten yang menarik.

3). Blog

Blog biasanya berisi artikel yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan hingga strategi pemasaran online.

Setiap blog biasanya memiliki niche blog yang jadi spesifikasinya, baik itu tentang kuliner, olahraga, teknologi dan lainnya.

Jika kamu fokus membangun blog dengan serius, kamu bisa mendapatkan penghasilan dari blog tersebut.

Manfaat Website

Sebagai penyedia informasi yang sering digunakan baik untuk perusahaan, organisasi, atau individu, ternyata website punya beberapa manfaat penting.

Ada beberapa fungsi website yang memiliki keunggulan dan kualitas yang berbeda-beda sesuai dengan jenis website tersebut. Berikut ini adalah beberapa fungsi website:

Manfaat Website untuk Pribadi

Ternyata ada beberapa manfaat website untuk pribadi atau perorangan. Berikut diantaranya:

1). Sebagai media berbagi hobi dan pengalaman

Saat sekarang ini, kita dapat dengan mudah untuk berbagi hobi dan pengalaman kita dengan orang lain melalui website. Apapun hobi kita baik itu olahraga, musik, sastra, atau apapun itu bisa dijadikan sebagai tema utama blog dan website pribadi.

2). Sebagai Portofolio dan personal branding

Salah satu fungsi website adalah untuk memposting karya-karya atau artikel. Dengan itu, kamu dapat membangun portofolio yang berguna jika sedang mencari pekerjaan atau proyek tertentu.

Hal ini juga bisa kamu jadikan untuk membangun personal branding yang kuat dan terpercaya, apalagi jika website yang kamu tampilkan banayk dibaca dan disukai orang.

Dengan mengelola dan mengoptimalkan halaman website yang kamu miliki, kamu juga secara tidak langsung membangun personal branding. Yang terpenting, jangan lupa untuk selalu mengupdate konten setiap hari secara rutin untuk dapat meningkatkan traffic dan ranking website.

3). Menghasilkan Uang

Dengan adanya website, kamu dengan mudah berbagi hal yang kamu sukai. Kamu bisa menjadi menjadi blogger atau influencer dan mendapatkan banyak endorsement atau tawaran kerja sama.

Selain itu, kamu juga bisa mendaftarkan website ke Google AdSense untuk mendapatkan uang dari iklan Google.

Manfaat Website untuk Masyarakat

Selain untuk pribadi, website juga memiliki manfaat sosial untuk masyarakat. Berikut penjelasannya:

1). Sebagai Sarana Informasi

Website banyak digunakan untuk menyampaikan informasi terkini dan menarik untuk dibaca oleh masyarakat luas. Pada dasarnya website juga dapat digunakan sebagai sarana pendidikan.

Contoh website sebagai sarana informasi adalah situs pencarian berita, website company profile, dan lain-lain. Untuk jenis kontennya bisa berupa video, teks, dan gambar.

2). Mengakses Layanan Publik

Fungsi website bagi masyarakat selanjutnya ialah untuk layanan public yang memudahkan masyarakat. Selain itu dengana danya website layana public kita juga bisa mendapatkan informasi lebih sepeerti akses rumah sakit, bank dan lain sebagainya.

Demikian artikel kami mengenai pengertian website lengkap dengan Sejarah, Unsur, Jenis serta Manfaat website. Semoga ulasan kami dapat membantu, khususnya menambah wawasan kamu mengenai website. Terima kasih sudah berkunjung.