Pengertian Seni Rupa Dua Dimensi, Unsur-Unsur, Teknik dan Prinsip Seni Rupa Dua Dimensi

Subtitle goes here

By:

September 22, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Seni rupa adalah suatu istilah yang kerap kita dengar, baik secara lisan maupun tulisan. Bahkan dari SD seni rupa termasuk ke dalam materi yang kerap diajarkan kepada siswa, yang dari hasil pembelajarannya umumnya berupa lukisan.

Ingatkah kamu hasil gambaran kertas putih berupa kedua gunung yang ditengahnya ada matahari sambal tersenyum dan jalanan yang kanan dan kirinya ada sawah? Ya, contoh tersebut merupakan hasil karya seni dua dimensi.

Namun, apakah kamu sudah cukup tahu apa seni rupa dua dimensi itu? Yuk, simak tulisan berikut, ya!

Pengertian Seni Rupa Dua Dimensi

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni rupa yang hasil karyanya menggunakan media yang dapat dilihat indra penglihatan dan dirasakan oleh indra peraba. Dilihat dari bentuknya, seni urpa dibagi menjadi dua jenis, yaitu: seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi.

Seni rupa dua dimensi adalah sebuah karya seni yang memiliki dua sisi saja, yaitu sisi lebar dan panjang, tidak ada ketebalan di hasil karyanya. Hasil karyanya tidak memiliki ruang. Sedangkan seni rupa tiga dimensi memiliki unsur panjang, lebar, dan ketebalan.

Unsur-Unsur Seni Rupa Dua Dimensi

Seni rupa dua dimensi terdiri dari 8 unsur utama, yaitu:

1. Titik

Merupakan unsur terkecil dari seni rupa dua dimensi. Semua wujud yang diinginkan dimulai dari titik.

2. Garis

Garis adalah kumpulan dari titik-titik yang tertata dengan rapi. Garis mempunyai dimensi memanjang dan mempunyai arah tertentu.

Garis memiliki berbagai sifat, seperti pendek, panjang, vertikal, horizontal, halus, tebal, berombak, lurus, tipis, miring, patah-patah, dan masih banyak lagi. Garis berguna untuk mempertegas pada objek-objek tertentu, menyiratkan suasana simple dan kuat.

3. Bidang

Merupakan gabungan dari beberapa garis yang membentuk sebuah bangun datar. Kumpulan dari bidang ini dapat membentuk suatu bangun ruang. Bidang memiliki dimensi lebar dan panjang. Bidang terbentuk karena bertemunya dua ujung garis.

4. Bentuk

Istilah bentuk pada seni rupa dua dimensi digunakan untuk menunjukkan benda yang tampak memiliki volume, walaupun dimensi volume hanya sebuah ilusi.

5. Ruang

Pada karya dua dimensi, ruang mengacu pada luas bidang gambar. Unsur ruang atau kedalaman hanya bersifat semu atau ilusii karena hanya diperoleh melalui kesan penggamabran yang datar, pipih, cembung, jauh dekat, cembung, dan sebagainya. Ruang terbentuk melalui intensitas warna, gelap-terang, dan teknik.

6. Gelap Terang

Unsur gelap terang pada seni urpa dua dimensi digunakan untuk menunjuk sisi terang dan gelap dari objek yang digambarkan.

7. Warna

Dalam seni rupa dua dimensi warna merupakan salah satu hal yang memiliki daya tarik tersendiri. Warna berguna untuk mengidentifikasi objek secara keseluruhan serta pesan yang berusaha disampaikan oleh pelukis.

8. Tekstur

Pada seni rupa dua dimensi tekstur dapat dirasakan dengan memegang hasil karya baik itu halus, rapat, timbul, kasar, dan licin.

Teknik Seni Rupa Dua Dimensi

Beberapa teknik yang perlu kamu ketahui dari seni rupa dua dimensi, yaitu:

1). Teknik Plakat: merupakan teknik melukis menggunakan cat minyak, cat poster, dan cat akrelik, dengan melakukan goresan yang tebal agar mendapatkan hasil yang pekat dan padat.

2). Teknik Transparan: merupakan teknik melukis dengan menggunakan cat air, dengan cara melakukan sapuan-sapuan warna untuk melukis, harus tipis agar hasilnya tampak seperti transparan.

3). Teknik Kolase: merupakan teknik melukis yang memberikan hasil akhir yang realis atau abstrak karena dibuat dari potongan-potongan kertas yang ditempel menggunakan lem.

4). Teknik Aquarel: merupakan teknik melukis dengan cara menutup objek lukis dengan cat air, yang dilakukan dengan sapuan perlahan dan tipis.

5). Teknik Arsir: merupakan teknik melukis dengan cara arsiran, yaitu garis sejajar atau garis menyilang yang dilakukan secara perlahan dan tipis menggunakan pensil atau pena.

6). Teknik Pointilis: merupakan teknik melukis dengan cara menghitamkan objek lukis dengan titik-titik.

7). Teknik Dussel: merupakan teknik melukis yang dilakukan dengan cara membuat gelap dan terang pada objek lukis dengan goresan-goresan miring menggunakan pensil.

8). Teknik Mozaik: merupakan teknik melukis yang dilakukan dengan cara menempelkan benda-benda di atas objek lukis.

9). Teknik 3M (Merekat, Menggunting, Menempel): merupakan teknik melukis dari seni rupa yang sebuah proses manipulasi melalui lembaran kertas yang akan menjadi suatu bentuk dua dimensi.

10). Teknik Linear: merupakan teknik melukis dengan cara menggambar objek yang dituju dengan menggunakan pola garis dari pensil atau pena.

11). Teknik Blok: merupakan melukis dengan cara menutupi objek lukis hanya dengan menggunakan satu warna.

12). Teknik Menganyam: merupakan teknik melukis yang dilakukan dengan menumpang tindih dan juga menyilangkan bahan-bahan yang ada.

Prinsip Seni Rupa Dua Dimensi

Berikut dibawah ini Prinsip Seni Rupa Dua Dimensi, antara lain:

1). Kesatuan

Prinsip yang menunjang bagaimana semua unsur yang saling terkait dapat Bersatu hingga membentuk komposisi yang menarik dan indah.

2). Keselarasan

Hasil karya seni rupa dapat dibilang indah dan menarik perhatian apabila semua unsur berpadu dan selaras.

3). Penekanan

Karya seni rupa dua dimensi akan terlihat indah apabila penekanan yang diterapkan sesuai dengan objek, hal ini terkait dengan perbedaan yang dilakukan melalui bentuk, warna, dan ukuran. Penekanan diperlukan agar hasil karya tidak menjadi monoton.

4). Gradasi

Gradasi berfungsi untuk menjelaskan pesan yang disampaikan pelukis melalui susunan warna yang disesuaikan dengan tingkatan tertentu.

5). Kesebandingan (proporsi)

Prinsip seni rupa yang mengacu pada keteraturan dan penyesuaian wujud atau objek yang diciptakan.

6). Komposisi

Pada prinsip seni rupa dua dimensi, komposisi berguna demi mengorganisir keseluruhan unsur-unsur seni rupa agar menjadi teratur, serasi, dan menarik.

7). Keseimbangan

Pada seni rupa dua dimensi, keseimbangan akan bertanggung jawab pada kesan dari keseluruhan unsur-unsur seni rupa yang telah diciptakan.

0 Comment

Comments closed.