Pengertian Seni Rupa 2 Dimensi, Unsur, Fungsi, Prinsip, Teknik dan Contohnya

Seni rupa adalah cabang kesenian yang merupakan ungkapan dari ide/gagasan serta perasaan manusia. Berdasarkan bentuk atau dimensinya, seni rupa dibagi menjadi dua macam, yaitu seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi.

Kali ini kita akan berfokus ke salah satunya yaitu seni rupa 2 dimensi. Seni rupa 2 dimensi adalah suatu karya seni yang hanya memiliki dua ukuran, yaitu panjang dan lebar. Oleh karena hanya memiliki dua ukuran, karya seni rupa 2 dimensi tidak memiliki ruang.

Berbeda dari seni rupa 3 dimensi, karya seni rupa 2 dimensi tidak mempunyai ketebalan atau ketinggian. Nah agar lebih paham, yuk simak informasi yang akan diberikan berikut ini.

Pengertian Seni Rupa 2 Dimensi

Secara umum seni rupa 2 dimensi termasuk dalam kategori seni rupa murni, dimana karya seni ini menitikberatkan pada ekspresi jiwa.

Seni Rupa 2 Dimensi adalah karya seni yang hanya memiliki 2 sisi (panjang dan lebar), sehingga tidak memiliki ruang karena tidak memiliki unsur ketebalan.

Berbeda dengan karya seni rupa terapan, yang menitikberatkan pada kegunaan atau manfaat juga.

Unsur – Unsur Seni 2 Dimensi

Unsur seni merupakan bagian terpenting yang menunjang terwujudnya suatu karya. Ada delapan unsur seni rupa 2 dimensi. Daftar 8 unsur seni rupa 2 dimensi dan penjelasannya adalah sebagai berikut.

1). Garis

Garis merupakan unsur fisik yang paling mendasar dan penting untuk menciptakan sebuah karya seni. Garis itu sendiri termasuk dalam elemen seni dua dimensi pertama.

Garis memiliki dimensi memanjang dan memiliki arah serta sifat tertentu seperti: pendek, panjang, vertikal, horizontal, lurus, melengkung, bergelombang dan sebagainya.

2). Titik

Intinya adalah unsur kedua seni rupa 2 dimensi dan salah satu dasar dalam menciptakan karya seni rupa yang baik dan benar.

Titik berada pada dimensi 1 dan titik juga merupakan elemen terkecil dalam membentuk suatu garis, bentuk atau bidang. Dapat didefinisikan, bahwa semua ide artistik dimulai dari titik kecil.

3). Bidang

Bidang merupakan unsur seni yang ketiga untuk dijadikan acuan dalam membuat karya seni. Bidang adalah elemen yang dihasilkan dengan menggabungkan beberapa garis untuk membentuk beberapa sisi.

Bidang adalah dimensi kedua yang memiliki panjang dan lebar. Contoh bidang adalah persegi, segitiga, trapesium dan lain-lain.

4). Bentuk

Bentuk adalah elemen berikutnya dari seni dua dimensi. Unsur bentuk membuat seni menjadi hidup dan dapat diamati sebagai sebuah karya seni yang utuh.

Formulir terdiri dari beberapa bidang. Ada beberapa jenis bentuk, yaitu bentuk geometris seperti kubus, balok, tabung atau bentuk non-geometris seperti manusia, alam dan hewan.

5). Ruang

Ruang adalah elemen berikutnya dari seni dua dimensi. Unsur memiliki dua sifat yaitu semu dan nyata.

Dalam karya 2 dimensi, ruang bersifat artifisial karena hanya merupakan penggambaran. Sedangkan pada karya 3 dimensi, ruang bersifat nyata dan dapat dirasakan secara langsung.

6). Warna

Warna merupakan salah satu unsur seni rupa dua dimensi selanjutnya. Warna membuat karya seni lebih hidup dan ekspresif.

Menurut teori warna cahaya, ada 7 spektrum warna. Dalam teori color art terdapat teori pigmen warna yaitu pengelompokan sebagai berikut :

  • Warna primer (warna dasar) misalnya merah, kuning dan biru.
  • Warna sekunder (campuran dua warna dasar) misalnya orange, ungu dan hijau.
  • Warna tersier (campuran warna sekunder).
  • Warna analog, misalnya kuning kehijauan atau jingga kemerahan.
  • Warna komplementer (campuran warna kontras) misalnya kuning dan ungu.

7). Tekstur

Tekstur adalah elemen berikutnya dari seni 2 dimensi. Pengertian tekstur dalam seni rupa adalah sifat dan kondisi permukaan bidang dalam suatu karya.

Setiap benda tentunya memiliki tekstur yang berbeda-beda, meski ada juga yang hampir sama. Tekstur terdiri dari 2 jenis yaitu nyata dan semu.

8). Cahaya Gelap

Cahaya gelap adalah elemen terakhir dari seni 2 dimensi. Unsur ini sangat bergantung pada intensitas cahaya.

Artinya, semakin besar intensitas cahaya maka akan semakin terang, sebaliknya semakin kecil intensitas cahaya maka akan semakin gelap.

Dalam karya dua dimensi, elemen gelap dan terang dibuat berdasarkan gradien dan pilihan warna.

Fungsi Seni 2 Dimensi

Seni rupa 2 dimensi berfungsi sebagai kepuasan spiritual dan cara mengekspresikan jiwa seniman dalam sebuah karya, karena mengutamakan nilai keindahan.

Seni rupa dua dimensi atau seni dwimatra adalah seni yang karyanya dinikmati satu arah saja. Kecantikan sangat dinikmati dan tidak bisa dijadikan barang konsumsi.

Sederhananya, ambil contoh seni rupa dua dimensi, yaitu seni lukis. Seperti gambar di atas, karya hanya bisa dinikmati dan tidak bisa dijadikan sesuatu.

Prinsip Karya Seni 2 Dimensi

Prinsip-prinsip dalam menciptakan seni rupa dua dimensi adalah sebagai berikut:

1). Prinsip Kesatuan (Unity) adalah prinsip bahwa semua elemen dalam seni rupa 2 dimensi bekerja sama untuk membentuk komposisi yang indah.

2). Prinsip Keselarasan adalah prinsip yang menghendaki keserasian unsur-unsur seni rupa dua dimensi.

3). Prinsip penekanan adalah prinsip yang berkaitan dengan pengulangan secara teratur satu atau lebih unsur dalam sebuah karya seni rupa dua dimensi.

4). Prinsip Gradasi adalah prinsip seni yang berkaitan dengan susunan warna berdasarkan tingkatan tertentu.

5). Prinsip Kesebandingan (proporsi) adalah prinsip yang berkaitan dengan keteraturan dan penyesuaian bentuk suatu karya seni.

6). Prinsip Komposisi adalah prinsip yang berkaitan dengan penataan unsur-unsur seni rupa 2 dimensi agar menjadi serasi dan terlihat menarik.

7). Prinsip Keseimbangan adalah prinsip yang berkaitan dengan kesan pada komposisi unsur-unsur seni rupa dua dimensi yang seimbang.

Teknik Seni 2 Dimensi

Berikut ini adalah teknik-teknik dalam membuat karya seni rupa 2 dimensi, diantaranya sebagai berikut:

1). Teknik Plakat

Teknik plakat adalah teknik dalam membuat karya seni dua dimensi yang pertama. Teknik Plakat biasanya sering digunakan untuk melukis.

Teknik ini biasanya menggunakan cat poster, cat minyak akrilik yang digores dengan tebal, sehingga menghasilkan warna yang pekat dan intens.

2). Teknik Kolase

Teknik kolase merupakan salah satu teknik dalam karya seni rupa dua dimensi. Teknik kolase adalah teknik melukis dengan cara memotong kertas yang kemudian ditempelkan pada objek tertentu, sehingga membentuk sebuah lukisan.

Teknik kolase menghasilkan lukisan realistis atau abstrak dari potongan kertas yang ditempel. Karya seni dari teknik ini sering disebut dengan mozaik.

3). Teknik Transparan

Teknik transparan merupakan salah satu teknik pembuatan karya seni rupa 2 dimensi. Teknik transparan adalah teknik yang digunakan saat menggambar atau melukis, biasanya menggunakan cat air, tetapi hanya tergores ringan sehingga menghasilkan tekstur transparan.

4). Teknik 3M (melipat, menggunting dan merekat)

Teknik 3M dalam karya seni rupa dua dimensi adalah melipat, menggunting dan merekat. Teknik ini merupakan teknik memanipulasi lembaran-lembaran kertas yang disusun sedemikian rupa, sehingga membentuk suatu bentuk seni rupa 3 dimensi.

Contoh Seni 2 Dimensi

Berikut beberapa contoh karya seni rupa 2 dimensi dan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah sebagai berikut

1). Poster

Poster merupakan salah satu contoh karya seni rupa dua dimensi. Mengapa? Sebab, poster hanya memiliki panjang dan lebar tidak memiliki spasi.

Poster itu sendiri hanya bisa dinikmati dari satu arah saja. Tentu Anda sudah tidak sering melihat berbagai macam poster yang terpampang di dinding, bukan?

2). Lukisan Dinding

Contoh lain dari karya seni dua dimensi adalah lukisan dinding. Lukisan dinding merupakan karya seni yang cukup enak dipandang mata.

Dengan berbagai karakteristik dan beberapa warna serta kombinasi gambar yang tepat, rumah akan terlihat jauh lebih menarik.

3). Batik

Batik merupakan salah satu contoh karya seni dua dimensi yang khas dan sering kita dengar. Bahkan bisa dipakai karena bisa dipakai untuk baju batik.

Untuk kain batik yang bagus, jelas sangat banyak. Namun, sisi satu arah dengan syarat dapat dinikmati merupakan syarat mutlak agar barang tersebut dapat dikatakan sebagai karya seni rupa dua dimensi.

4). Fotografi

Fotografi adalah hobi yang pasti akan menghasilkan karya. Fotografi itu sendiri memiliki banyak keindahan yang tersembunyi sesuai dengan bidikan yang andal dan simetris.

Tentu saja, karya yang dihasilkan dari sebuah fotografi adalah gambar yang cukup bagus dan sangat menarik dengan hanya satu sisi (semacam lukisan) tetapi hasilnya nyata dan dapat diedit dalam berbagai warna.

5). Lukisan

Lukisan yang dibentuk di atas kertas atau kanvas dan menghasilkan karya epik merupakan contoh karya seni rupa dua dimensi.

Misalnya lukisan Monalisa yang dilukis dengan sangat estetis dengan berbagai kombinasi warna yang indah. Tentu saja, lukisan adalah salah satu karya yang paling dicintai di dunia seni.

Demikian artikel kami mengenai pengertian seni rupa 2 dimensi lengkap dengan unsur, fungsi, prinsip, teknik serta contoh seni rupa 2 dimensi dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga ulasan kami dapat membantu, terutama menambah wawasan kamu mengenai seni rupa 2 dimensi. Terima kasih telah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN