Pengertian Pencemaran Tanah Menurut Ahli, Penyebab, Dampak dan Cara Penanganan Pencemaran Tanah

Banyak hal yang kita lakukan setiap hari dapat membuat berbagai pencemaran, pencemaran udara, pencemaran air bahkan pencemaran tanah sekalipun.

Pencemaran yang terjadi dapat dilakukan alam, maupun dibuat oleh kita sebagai manusia yang membuat alam menjadi semakin tidak baik-baik saja.

Pencemaran zat tanah dapat terjadi karena penggunaan zat-zat kimia yang terserap oleh tanah yang mengurangi kesuburan tanah dan mengakibatkan unsur kesuburan tanah hilang sehingga tidak dapat ditumbuhi oleh tumbuhan

Berikut ini kita akan mengulas lebih jelas mengenai pencemaran tanah.

Pengertian Pencemaran Tanah Menurut Ahli

Berikut dibawah ini pengertian pencemaran tanah menurut para ahli, antara lain sebagai berikut.

1). Susilo

Pencemaran tanah adalah keadaan yang terjadi karena ada kerusakan dalam sistem pertanahan yang menyebabkan kerusakan maupun kerugian dalam kehidupan. Lantaran lingkungan yang sejatinya asri tidak dapat bekerja di sebagimana pengertiannya.

2). Harjdjowigeno

Para ahli banyak mendefinisikan atau memberikan pengertian tentang pencemaran. Pencemaran tanah merupakan keadaan dimana adanya berbagai bahan kimia yang masuk ke dalam lapisan tanah sehingga mengubah struktur dan lingkungan di dalam tanah.

3). Encyclopaedia Britannica

Polusi tanah adalah deposisi bahan limbah padat di darat atau di bawah tanah yang dapat mempengaruhi tanah dan air tanah, mengancam kesehatan masyarakat dan menyebabkan kondisi dan gangguan yang tidak sedap dipandang.

Penyebab Pencemaran Tanah

Ada dua sumber utama terjadinya pencemaran tanah, yakni penyebab alami dan ulah tangan manusia (antropogenik).

1). Pertama, penyebab pencrmaran tanah secara alami. Pencemaran tanah dapat terjadi melalui proses alami. Proses alami ini dapat memicunya bahan kimia berbahaya dan beracun di dalam tanah. Kasus pencemaran secara alami bisa dibilang cukup langka. Bisa dijumpai di gurun Afamaca di Cile. Dimana tanah secara alami disebabkan oleh akumilasi tingkat proklorat lebih tinggi. Akumulasi ini terjadi secara alami dan alami di lingkungan tanah gersang.

2). Kedua, penyebab pencemaran tanah akibat ulah manusia. Bisa dibilang, manusia adalah penyebab utama terjadinya pencemaran tanah. Manusia mengolah tanah dengan bahan kimia berbahaya perusak tanah baik bahan organik maupun anorganik. Biasanya, pencemaran tanah yang dilakukan manusia melalui aktivitas industri, limbah limbah, dan kegiatan pertanian dengan menggunakan pestisida.

Dampak Pencemaran Tanah

Dampak pencemaran tanah tidak hanya sebatas dapat menyebabkan penyakit pada kesehatan saja tapi ada beberapa dampak lainnya, berikut ini adalah dampak pencemaran tanah lannya yang terjadi akibat pencemaran tanah.

1). Dampak pada Kesehatan

Adanya pencemaran tanah sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Sedangkan dampak untuk kesehatan sendiri tergantung pada jenis polutan serta seberapa sering dan banyak polutan yang terpapar ke dalam tubuh.

Adapun berbagai jenis pencemaran polutan dan penyakitnya adalah sebagai berikut:

1). Merkuri, tubuh yang terlalu sering mendapatkan paparan dari zat ini akan sangat mudah mengalami gangguan pada organ ginjalnya bahkan ada beberapa penyakit yang tidak dapat diobati karena zat ini.

2). Zat timbale, ini sangat berbahaya jika terlalu banyak terpapar ke dalam tubuh karena dapat mengakibatkan peningkatan risiko terkena penyakit ginjal dan kerusakan otak.

3). Benzena, jika tubuh terus menerus mengalami paparan benzena dalam jumlah banyak dan intensitas yang sering maka dapat meningkatkan terkena penyakit leukemia atau kanker darah. tentu saja penyakit ini sangat berbahaya mematikan.

4). Selain dampak pada kesehatan yang telah disebutkan di atas, dampak pada kesehatan lainnya yang akan dirasakan oleh para penderitanya antara lain adalah gangguan pada penglihatan, penglihatan, ruam pada kulit, pusing, letih, lelah, dan gejala penyakit lainnya. apabila terjadi dosis yang sangat besar pada paparan pencemaran ke dalam tubuh bahkan dapat berakibat fatal pada kematian.

5). Kromium, yang merupakan zat kimia yang digunakan dalam berbagai pestisida dan juga herbisida ini mampu memunculkan dampak karsin pada semua populasi bukan hanya untuk spesies manusia saja namun juga makhluk hidup lainnya.

2). Dampak pada Pertanian

Dampak pada pertanian akan terlihat jelas pada perubahan metabolisme tanaman dan akhirnya dapat terlihat langsung dari penurunan hasil pertanian itu sendiri.

Pencemaran tanah yang terjadi telah membuat pertumbuhan menjadi sukar pada tumbuhan sehingga tanah juga menjadi rawan mengalami erosi tanah karena tidak ada penahannya lagi.

Untuk itu sebaiknya para petani untuk tidak menggunakan bahan seperti pupuk dan pestisida dalam jumlah yang berlebihan pada tanamannya karena ternyata bukan hanya membunuh hama namun juga membuat pencemaran di dalam tanah.

3). Dampak pada Ekosistem

Perubahan kandungan kimia dalam tanah ini akan mengubah metabolisme pada organisme yang hidup di dalam tanah. akibat dari hal ini jarang terjadi yaitu dapat memicu terjadinya rantai makanan.

Misalnya saja pengaruh zat DDT pada tanah yang ditumbuhi oleh tanaman yang makanannya maka telur dari burung tersebut akan menjadi rawan pecah.

Selain itu dengan adanya pencemaran tanah ini juga dapat menimbulkan zat kimia masuk ke dalam udara sehingga membuat berbagai jenis tumbuhan akan sulit untuk tumbuh di atasnya.

Cara Penanganan Pencemaran Tanah

Penanganan pencemaran tanah dapat dilakukan dengan dua cara yaitu remediasi dan bioremediasi serta menghindari aktivitas pertanian yang berlebihan, adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1). Remediasi

Remediasi merupakan kegiatan pembersihan tanah yang telah tercemar. Remediasi tanah dibagi menjadi dua, yaitu in-situ dan ex-situ.

Pembersihan in-situ adalah pembersihan yang dilakukan langsung di lokasi. Jenis pembersihan ini lebih terjangkau dan mudah, setiap langkah terdiri dari pembersihan, ventilasi (injeksi), dan bioremediasi.

Sedangkan pembersihan ex-situ meliputi kegiatan menggali tanah yang terkontaminasi kemudian membawanya ke tempat yang aman untuk dilakukan pembersihan kontaminan lebih lanjut.

Tahapan proses ini adalah menyimpan tanah dalam bak/tangki kedap, setelah itu bahan pembersih dimasukkan ke dalam bak/tangki menggunakan pompa, kemudian polutan dipompa keluar bak untuk diolah oleh instalasi pengolahan air limbah. Jenis pembersihan ini cenderung lebih mahal dan rumit.

2). Bioremediasi

Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Adapun sistem pemakaian dari bioremediasi adalah dengan memecah dan mendegradasi kontaminan menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun.

3). Menghindari Aktivitas Pertanian Berlebihan

Bertani merupakan hal yang biasa dan bisa dilakukan, namun tidak boleh berlebihan. Akibat aktivitas yang berlebihan dalam menanam dan mencabut rumput di tanah, maka akan berdampak pada bencana alam, menyebabkan erosi tanah dan banjir.

Selain itu, kita harus mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia berbahaya yang biasa digunakan untuk mengusir hama. Pasalnya, kedua zat tersebut merupakan salah satu penyumbang pencemaran tanah terbesar.

Demikian ulasan kami mengenai pengertian pencemaran tanah menurut ahli, penyebab, dampak dan cara penanganan pencemaran tanah.

Semoga ulasan kami membantu, khususnya dalam memberikan pemahaman yang berkaitan dengan pencemaran tanah. Terimakasih ya sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN