Pengertian Penawaran dan Permintaan Lengkap dengan Faktor yang Mempengaruhinya

Dalam perekonomian terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu. Dimana kedua hal ini membentuk titik temu dalam satuan harga dan kuantitas (quantity of goods).

Dimana tentunya setiap transaksi perdagangan memiliki permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain. Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada harga dan waktu tertentu.

Sedangkan penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada harga dan waktu tertentu. Untuk lebih jelasnya terkait pengertian penawaran dan permintaan, yuk simak ulasan berikut!

Pengertian Penawaran

Penawaran dapat diartikan sebagai jumlah barang atau jasa yang tersedia. Barang ini tentunya dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu. Jadi bisa dikatakan, pelaku dari penawaran ini adalah produsen atau penjual.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Penawaran dapat terjadi, jika ketersediaan barang mencukupi. Jika barang atau jasa yang ditawarkan terbatas atau langka, hal ini berpotensi mempengaruhi kenaikan harga.

Kelangkaan barang atau jasa secara langsung mempengaruhi elastisitas penawaran. Jadi pasokan sangat tergantung pada ketersediaan sumber daya yang tersedia. Faktor lainnya yang mempengaruhi penawaran adalah sebagai berikut!

1). Faktor penjual atau produsen

Jumlah produsen yang memproduksi suatu barang berbanding lurus dengan ketersediaan barang.

Jadi produsen atau penjual memiliki keyakinan untuk melakukan penawaran, karena ketersediaan barang mendukung proses penawaran.

Padahal, jika barang tidak ditawarkan menyebabkan penumpukan dan berpengaruh pada berhentinya perputaran ekonomi.

2). Harga

Harga merupakan faktor pendukung pertama dalam suatu penawaran. Jika tidak ada harga, penjual atau produsen pasti bingung melakukan penawaran.

Sama halnya dengan calon pembeli yang juga akan mengalami kebingungan ketika memiliki kebutuhan, namun tidak mengetahui harga barang yang akan dibeli.

Maka semakin tinggi harga suatu barang atau jasa, maka produsen atau perusahaan akan menawarkan lebih banyak barang dan sebaliknya.

3). Harga dan ketersediaan barang serupa sebagai pengganti

Apabila suatu barang mengalami kenaikan harga, maka konsumen akan mencari alternatif lain. Alternatif ini dimaksudkan sebagai pengganti pemenuhan kebutuhan barang utama tersebut.

Konsumen akan melihat barang substitusi, karena biasanya barang substitusi akan memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan harga barang utama.

Misalnya, jika gula tipe A yang paling disukai konsumen mengalami kenaikan harga, maka konsumen akan mencari alternatif substitusi dengan menggunakan gula B yang memiliki fungsi dan kegunaan yang sama namun dengan harga yang lebih murah.

4). Biaya produksi

Untuk dapat melakukan produksi, seorang produsen membutuhkan modal untuk membiayai produksinya.

Diantaranya seperti untuk membeli bahan baku, untuk membayar gaji karyawan, pembiayaan untuk pengadaan bahan penolong dan sebagainya. Jika biaya produksi meningkat, maka harga barang akan tinggi.

5). Waktu produksi

Waktu produksi mempengaruhi ketersediaan barang dimana penawaran akan terjadi, ketika barang yang ditawarkan dapat diprediksi akan tersedia dalam tenggang waktu tertentu.

Biasanya ketersediaan barang ini tergantung berapa lama waktu produksi yang dibutuhkan.

6). Kemajuan teknologi

Kemajuan teknologi membantu memudahkan produsen dalam menyediakan barang dan jasa.

Pemanfaatan teknologi dapat mempersingkat waktu produksi, meningkatkan kualitas produksi, meningkatkan kapasitas produksi, dan menekan biaya produksi. Dengan sendirinya, manfaatnya akan semakin banyak.

7). Kebijakan pemerintah

Setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan peningkatan produksi dalam negeri dalam rangka menekan impor, hal ini mendorong petani untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas panen atau meningkatkan kuantitas serta kualitas produksi.

Hal ini dapat menekan laju impor barang dari luar, karena produk lokal dapat memenuhi kebutuhan dari segi kualitas dan kuantitas.

8). Pajak dan Subsidi

Secara umum, pajak dikenal sebagai iuran wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang. Dimana imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat.

Meskipun merupakan peraturan pemerintah, pajak juga sangat berpengaruh terhadap harga. Jika pajak yang ditetapkan terlalu tinggi, maka produsen tidak dapat melakukan penawaran sehingga permintaan juga menurun.

Selanjutnya subsidi adalah suatu bentuk bantuan atau dukungan dari pemerintah yang diberikan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi suatu usaha atau sektor ekonomi.

Subsidi bisa dalam bentuk uang atau komoditas dimana dengan adanya subsidi dari pemerintah, jumlah produksi akan meningkat begitu juga dari sisi penawaran.

Pengertian Permintaan

Permintaan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk meminta sesuatu atau barang dalam jumlah tertentu, yang akan dibeli atau diminta pada harga dan waktu tertentu.

Permintaan berkaitan erat dengan keinginan konsumen akan barang dan jasa yang ingin dipenuhi. Permintaan konsumen terhadap barang dan jasa, jumlahnya tidak terbatas.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Ternyata permintaan itu tidak berdiri sendiri, sebab ada banyak faktor yang mempengaruhi munculnya permintaan sebagai berikut:

1). Harga barang itu sendiri

Jika ada promo sale yang bagus untuk suatu produk, umumnya kita akan buru-buru membeli item tersebut. Hal itu jugalah yang mempengaruhi tingginya permintaan, karena barangnya murah apalagi berkualitas.

Jadi permintaan banyak, jadi permintaannya tinggi. Begitu pula sebaliknya, jika harga cenderung tinggi atau tidak ada promo, maka permintaan terhadap barang tersebut akan cenderung rendah.

2). Harga barang terkait lainnya

Dalam teori ekonomi, jika harga barang substitusi dan barang komplementer turun, maka permintaan terhadap barang tersebut akan menurun. Namun jika harga barang substitusi dan barang komplementer meningkat, maka permintaan terhadap barang tersebut akan meningkat.

3). Tingkat pendapatan dan daya beli konsumen

Daya beli konsumen ditentukan oleh pendapatan konsumen itu sendiri. Jika pendapatan konsumen tinggi, maka secara otomatis daya beli akan meningkat. Daya beli ini, akan meningkatkan permintaan terhadap suatu barang.

Tingkat pendapatan konsumen akan menunjukkan daya beli konsumen. Semakin tinggi tingkat pendapatan, semakin tinggi permintaan terhadap suatu barang.

Misalnya konsumen tidak perlu menunggu promo untuk membeli suatu barang, karena konsumen memiliki dana yang cukup untuk membeli suatu barang.

4). Selera masing-masing konsumen

Jika suatu produk sesuai dengan selera atau kebiasaan konsumen maka permintaan terhadap suatu produk akan meningkat.

Meningkatnya selera, diikuti dengan tren produk yang mengikuti selera, akan meningkatkan permintaan terhadap barang tersebut.

5). Jumlah penduduk

Meskipun kebutuhannya berbeda-beda, namun jumlah penduduk mempengaruhi permintaan.

Hal ini ditunjukkan dengan semakin besar jumlah penduduk suatu daerah atau negara maka semakin tinggi pula permintaan terhadap suatu barang pada harga tertentu.

Demikian artikel kami mengenai pengertian penawaran dan permintaan lengkap dengan faktor yang mempengaruhinya.

Semoga ulasan kami dapat membantu, khususnya menambah wawasan kamu mengenai penawaran dan permintaan. Terimakasih sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

Nahloh Wenny Ariani Ngamuk! Kesal Tak Digubris Kini Bongkar Perlakuan Manis Keluarga Rezky Aditya, Mertua Citra Kirana Ternyata Sempat Beri Support ke Kekey?: Itu Kan Cucu Mereka!

Wenny Ariani membongkar perlakuan manis keluarga Rezky Aditya terhadap dirinya. Ia nampaknya mulai geram pasalnya laporannya terhadap Rezky Aditya tak…

Tak Kunjung Dijenguk Sejak Bebas dari Penjara, Angelina Sondakh Akhirnya Samperi Reza Artamevia, Reaksi Mantan Istri Adjie Massaid Tak Terduga

Angelina Sondakh akhirnya mendatangi rumah Reza Artamevia. Pasalnya, sejak bebas dari penjara, Angelina Sondakh belum dijenguk juga oleh Reza Artamevia.…

Contoh Soal Psikotes Polri dan Kunci Jawabannya

Psikotes atau tes psikologi merupakan tes yang bertujuan untuk mengetahui aspek psikis dari seseorang. Adapun menurut Urbina (2004), Tes psikologis…

Kronologi Kecelakaan Maut Cibubur Renggut Nyawa 10 Warga

Truk tangki Pertamina menabrak dua mobil dan 10 sepeda motor di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, pada Senin (18/7) sekitar…

Inilah Wajah Verano Siliyana, Model yang Diduga Jadi Pelakor, Cantik ala Bule ‘Saingi’ Zaskia Gotik

Sosok Verano Siliyana alias Inez Gonzalez tengah ramai diperbincangkan. Memiliki wajah cantik ala bule, Verano Siliyana justru diterpa isu pelakor.…

Lagi-lagi Ramalan Mba You Terbukti! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Gara-gara Podcast Maia Estianty?

Di tengah ramainya pemberitaan tentang Putri Delina dan Nathalie Holscher yang saling sindir, akhirnya Nathalie Holscher memilih gugat cerai Sule.…

Contoh Soal AKM SD Kelas 5 dan Pembahasannya

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dibuat agar siswa mampu mengembangkan kemampuan dan kapastias dirinya untuk berpartisipasi secara positif dalam lingkungannya. AKM…

Kata Sosok Artis Ini, Perceraian Nathalie Holscher dan Sule Settingan doang, Astrid Kuya: Masa Ada Settingan Kayak Gini

Sosok artis ini yakin jika perceraian keponakan Astrid Kuya, Nathalie Holscher dengan Sule adalah settingan. Rumah tangga Nathalie Holscher dan…

Simak! Bukan Ganjar, Anies ataupun Prabowo, Ahli Tarot Ramal Presiden 2024 Itu Keturunan Jawa dan Suka Pakai Topi

Ahli tarot, Mba Tri Jogja meramalkan sosok presiden yang bakal menggantikan Joko Widodo (Jokowi) du tahun 2024. Menurutnya, sosok pengganti…

Bacaan Doa Iftitah dan Artinya Serta Tata Cara Sholat

Doa iftitah adalah doa yang dibaca ketika melaksanakan sholat fardhu maupun sunnah dirakaat pertama setelah takbiratul ihram sebelum membaca qur’an…