Pengertian Pelatihan Menurut Ahli, Pentingnya Pelatihan, Jenis dan Manfaat dari Pelatihan

Apakah kamu pernah mengikuti pelatihan kemampuan tertentu ataupun pekerjaan? Pelatihan adalah suatu kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan sumber daya manusia.

Biasanya melalui serangkaian proses identifikasi, penilaian, dan pembelajaran yang direncanakan. Hal ini dilakukan melalui upaya membantu mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan.

Keterampilan yang dimaksud ialah untuk dapat melaksanakan tugas, baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Pelatihan dapat digunakan sebagai alat yang berfungsi untuk memperbaiki masalah kinerja organisasi.

Contohnya seperti efektivitas, efisiensi dan produktivitas. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak ulasan berikut!

Pengertian Pelatihan

Pelatihan merupakan upaya pembelajaran yang diselenggarakan oleh organisasi. Baik dari pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat atau perusahaan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan organisasi.

1). Sudjana

Sudjana berpenapat bahwa pelatihan adalah suatu usaha pembelajaran yang diselenggarakan oleh organisasi (instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat dan perusahaan). Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan atau untuk mencapai tujuan organisasi.

Sehingga pelatihan dapat diartikan sebagai kegiatan pendidikan untuk membawa keadaan perilaku peserta pelatihan saat ini ke perilaku yang lebih baik sebagaimana diinginkan oleh organisasi.

2). Undai

Pelatihan dan pengembangan dilakukan sebagai praktik jalur manusia yang fokusnya adalah pada mengidentifikasi. Dilakukan melalui pembelajaran yang direncanakan membantu pengembangan kompetensi utama yang memungkinkan orang untuk melakukan pekerjaan saat ini atau masa depan.

Kegiatan ini sendiri dirancang untuk meningkatkan kinerja manusia pada pekerjaan atau kemampuan yang ingin dikembangkan.

Nah, istilah pelatihan sendiri memang sering digabung dengan pengembangan. Keduanya memiliki proses serupa seperti menilai kebutuhan organisasi akan sumber daya mereka, merancang kegiatan pelatihan terkait dan mengevaluasi efektivitas pelatihan.

Pentingnya Pelatihan

Setelah memahami maksud dari pelatihan, tentu yang kemudian menjadi pertanyaan adalah mengapa pelatihan menjadi penting?

Nah, perusahaan harus memastikan karyawan mereka dilengkapi dengan baik untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. Tuntutan inilah yang selalu melibatkan pelatihan untuk mengembangkan kemampuan penuh mereka.

Program pelatihan dan pengembangan yang baik membantu perusahaan mempertahankan orang yang tepat. Sebab pada akhirnya hal ini akan mendukung perusahaan untuk menumbuhkan keuntungan dan mencapai tujuannya.

Pelatihan dan pengembangan semakin penting saat ini karena persaingan untuk mendapatkan talenta terbaik lebih ketat dari sebelumnya.

Adapun pelatihan menjadi penting karena beberapa alasan berikut:

1). Meningkatkan kinerja sebab melalui pelatihan, perusahaan berupaya membuat karyawannya lebih produktif dalam menjalankan tugasnya. Paling penting adalah untuk mendukung operasi bisnis yang sukses.

2). Memperbarui keterampilan karyawan sesuai dengan tuntutan lingkungan bisnis dan persaingan. Lingkungan bisnis bersifat dinamis, yang menuntut perusahaan untuk beradaptasi, termasuk dalam hal sumber daya manusianya. Misalnya, ketika pengecer mengubah strategi mereka dari saluran konvensional ke saluran online, mereka harus melatih karyawan agar terbiasa dengan proses kerja yang berubah.

3). Mengurangi waktu belajar bagi karyawan baru agar efektif dalam bekerja. Mereka seringkali kurang mengenal proses kerja di tempat baru. Dengan demikian, agar mereka dapat mencapai output dan standar kualitas yang diharapkan, diperlukan pelatihan.

4). Membantu karyawan memecahkan masalah operasional. Pelatihan tersebut membuka wawasan baru dan membuka wawasan yang lebih luas dari pihak eksternal perusahaan.

5). Mempersiapkan pegawai untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi. Promosi merupakan salah satu cara untuk menarik, mempertahankan dan memotivasi karyawan. Hal itu tentu saja menuntut karyawan untuk beradaptasi dengan posisi baru secara efektif.

Jenis – Jenis Pelatihan

Nah, pelatihan sendiri memiliki jenis yang biasanya disesuaikan oleh perusahaan dengan kebutuhannya masing-masing.

Adapun keempat jenis pelatihan tersebut adalah:

1). On-the-job training

Merupakan metode pelatihan yang dilakukan di tempat kerja. Biasanya melibatkan instruksi di tempat kerja di mana karyawan mempelajari keterampilan dan proses kerja saat bekerja secara langsung. Berbagai metode dapat digunakan dalam on-the-job training, seperti:

  • Rotasi pekerjaan, yakni karyawan dialihkan di antara dua atau lebih tugas atau pekerjaan secara teratur untuk memberi mereka pengetahuan tentang berbagai bagian organisasi dan praktik keterampilan manajerial terkait. Hal ini tentunya memberi mereka gambaran luas tentang organisasi yang mereka butuhkan untuk berhasil.
  • Pelatihan instruksi kerja, dimana karyawan diberikan instruksi kerja langsung di tempat kerja untuk melatih mereka tentang cara melaksanakan tugas dan pekerjaan mereka saat ini.
  • Coaching, biasanya supervisor mengajarkan keterampilan dan memberikan arahan, saran, umpan balik dan bimbingan kepada karyawan dalam kinerja pekerjaan rutin mereka.
  • Penugasan sementara, yakni karyawan ditugaskan untuk mengerjakan proyek tertentu atau bekerja di divisi lain untuk jangka waktu tertentu.

On the job training relatif lebih murah daripada mengirim staf untuk mengikuti kursus pelatihan eksternal. Selain itu, konten pelatihan juga berada di bawah kendali organisasi.

2). Off-the-job training

Pelatihan di luar pekerjaan dilakukan di luar tempat kerja. Karyawan tidak bekerja, sehingga fokus pada kegiatan pelatihan saja. Kegiatan ini dapat dilakukan di pusat pelatihan spesialis perusahaan.

Atau bisa juga diselenggarakan oleh organisasi luar seperti universitas atau pusat pelatihan. Jenis pelatihan ini bervariasi, antara lain:

  • Metode studi kerja dimana karyawan diminta untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis situasi dan metode melakukan tugas atau pekerjaan atau operasi. Tujuannya adalah untuk mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan dan meningkatkan atau mengembangkan metode baru yang lebih baik.
  • Bermain peran adalah sebuah metode pembelajaran di mana karyawan diminta untuk memainkan peran yang berbeda.
  • Pelatihan vestibular, peserta akan diberikan peralatan yang serupa dengan yang digunakan di tempat kerja. Mereka mempelajari metode dan prosedur keselamatan yang tepat sebelum mengambil tugas pekerjaan tertentu.

Jenis pelatihan ini seringkali mahal, tetapi berguna untuk meningkatkan pengetahuan ketika perusahaan kekurangan orang dengan tingkat pengetahuan yang relevan. Ini juga membuka dan menginternalisasi wawasan eksternal ke dalam perusahaan.

3). Pelatihan kognitif

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk memahami dan mempelajari informasi. Kegiatan akan sangat membantu meningkatkan kemampuan inti dan pengendalian diri, yang diperlukan sebelum mereka dapat berfungsi dengan baik.

Termasuk pemrosesan informasi, mendengarkan, membaca atau berpikir sebelum bertindak. Pelatihan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pelatihan untuk menyelesaikan tugas kognitif, kebugaran kardiovaskular atau bermain game online.

4). Pelatihan keterampilan perilaku

Dirancang untuk meningkatkan keterampilan interpersonal karyawan. Tujuannya untuk melatih mereka berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain secara efektif dan konstruktif, baik dengan karyawan lain maupun pihak di luar perusahaan yang bisa menjadi pelatihan untuk:

  • Kemampuan berkomunikasi
  • Keterampilan negosiasi dan mempengaruhi
  • Keterampilan manajemen konflik
  • Kemampuan presentasi
  • Keterampilan jaringan
  • Keterampilan wawancara

Manfaat Pelatihan

Program pelatihan dan pengembangan karyawan sangat penting untuk meningkatkan kinerja karyawan.

Tentunya memberikan banyak manfaat bagi karyawan dengan membantu mereka untuk:

1). Lakukan pekerjaan, buat keputusan, dan selesaikan masalah dengan lebih efektif.

2). Mendorong dan mencapai pengembangan diri, kepercayaan diri dan motivasi di antara karyawan.

3). Mengatasi stres, tekanan, frustrasi, dan konflik dalam melakukan pekerjaan dan tugas.

4). Meningkatkan pengetahuan kepemimpinan, keterampilan komunikasi dan sikap.

5). Membantu karyawan mencapai tujuan pribadi dan masa depan mereka.

Sedangkan bagi perusahaan penting karena:

1). Dorong sumber daya mereka agar lebih produktif.

2). Memastikan sumber daya manusia dapat memenuhi tuntutan dan mendukung tujuan perusahaan.

3). Mengurangi konflik dan stres di dalam perusahaan.

4). Bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas atau sikap yang lebih positif terhadap orientasi keuntungan.

5). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kerja di semua level perusahaan.

6). Menciptakan citra perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial.

7). Meningkatkan keterlibatan karyawan dengan perusahaan dan membantu mempertahankan karyawan kunci.

8). Mempermudah perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis di masa depan.

9). Membantu mengurangi biaya dengan membuat karyawan lebih efektif dan efisien dalam melakukan pekerjaannya.

10). Mengurangi biaya perekrutan konsultan eksternal.

11). Mengurangi perilaku berbahaya oleh karyawa.

Demikian artikel kami mengenai pengertian pelatihan menurut ahli, pentinya, jenis dan manfaat dari pelatihan.

Semoga ulasan kami dapat membantu, khususnya menambah wawasan kamu mengenai pelatihan. Terimakasih sudah berkunjung

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN