Pengertian Kriminal Menurut Para Ahli

Masalah sosial dalam masyarakat tidak akan lepas dari adanya tindak pidana. Bahkan kriminal ini terjadi di kota maupun desa.

Dimana ada masyarakat pasti akan ada tindak pidana atau tindak kriminal. Dimana tindakan ini dilakukan oleh beberapa orang, baik secara individu maupun kelompok. Perbuatannya telah menyimpang dari nilai dan norma sosial masyarakat.

Begitu juga dengan tindak pidana yang sering kita jumpai dalam tindakan para remaja dan anak muda. Mulai dari kekerasan, pencurian, tawuran, tawuran, bentrokan, pemerkosaan, dan lain-lain.

Perbuatan para remaja ini terkadang menjadi masalah serius karena sering terjadi berulang-ulang. Namun lantas apa sebenarnya kriminal itu? Agar sama-sama belajar, yuk simak ulasan mengenai pengertian kriminal berikut!

Pengertian Kriminal Menurut Ahli

Memang, segala fenomena sosial dalam masyarakat tidak bisa lagi dihindari dalam kehidupan ini. Demikian juga dengan adanya tindak pidana atau disebut juga dengan tindak pidana.

Nah, kriminal itu sendiri berasal dari kata crimen yang berarti kejahatan yang dilakukan oleh seseorang baik secara sadar maupun tidak sadar. Seseorang melakukan kriminal ini karena tantangan untuk bertahan hidup dan kebutuhan ekonomi yang mendesak, dan berbagai hal lainnya.

1). Abdulsyani

Menurut Abdulsyani, kriminal adalah perbuatan yang dapat menimbulkan masalah dan keresahan bagi kehidupan masyarakat.

2). Soesilo

Sedangkan menurut Soesilo, kajahtan memiliki dua macam pengertian. Pertama, secara yuridis, kriminal adalah perilaku yang melanggar hukum pidana yang ada. Kriminal mencakup semua perilaku manusia, meskipun belum atau belum ditentukan oleh undang-undang.

3). Bonger

Bahwa kriminal merupakan suatu perbuatan yang sangat antisosial, yang dihadapkan pada tantangan sadar dari negara, berupa pemberian penderitaan.

4). Kartini Kartono

Pendapat bahwa kriminal adalah kriminal yang dilakukan secara sadar atau tidak sadar, baik laki-laki maupun perempuan, yang dapat merugikan orang lain. Kriminal tidak diwariskan atau bawaan.

5). V. T

Kriminal adalah suatu perbuatan yang tidak diatur dalam undang-undang. Karena perbuatan pidana telah dipersepsikan sebagai onrecht sebagai perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang.

6). Sahetapy dan Mardjono Reksodipuro

Kedua ahli tersebut mendefinisikan kriminal sebagai suatu perbuatan yang dilarang oleh hukum publik untuk melindungi masyarakat dan diberikan sanksi pidana oleh aparat penegak hukum. Perbuatan tersebut dilarang karena melanggar norma yang ada.

Ciri – Ciri Kriminal

Orang yang melakukan kriminal disebut penjahat. Nah, yang disebut penjahat ini antara lain maling, maling, perampok, pembunuh, teroris dan tindakan buruk lainnya.

Sebab kriminal ini bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang siapa dia. Bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu. Untuk itu, ada baiknya kita mengenali ciri-ciri kriminal sebagai berikut:

1). Sistem Tidak Adil

Secara naluriah, manusia memiliki sifat cemburu, terutama dalam hal kekayaan dan kekuasaan. Oleh karena itu, celah yang lahir tersebut diikuti dengan tindak pidana untuk menyamakan atau mengimbanginya.

2). Suasana atau Lingkungan Individualistis

Seringkali, individu yang berasal dari lingkungan individualis akan bebas terjerumus ke dalam kriminal. Alasannya karena lingkungan telah mengarahkannya untuk mementingkan diri sendiri dan mengutamakan dirinya dengan lingkungan sekitarnya tanpa adanya hubungan sosial yang harmonis.

3). Kemiskinan Menderita

Masalah klasik dalam kehidupan ciri-ciri kriminal adalah penyebab kemiskinan. Seringkali hal itu dilempar sebagai tameng dan pembenaran bagi setiap penjahat yang tertangkap dan berharap mendapatkan pembebasan dari jeratan hukum.

4). Nafsu Tak Terkendali

Ketika individu berhasrat untuk mendapatkan sesuatu, berbagai cara rela ditempuh untuk memenuhi nafsu tersebut, bahkan dengan menghalalkan segala cara. Misalnya, individu telah melakukan pencurian atau pencurian untuk memenuhi nafsunya.

5). Rasa Benci yang Besar

Perbuatan kriminal atau menyimpang yang dilakukan dilatarbelakangi oleh kebencian dalam hati seseorang atau kelompok terhadap orang, kelompok atau masyarakat lain. Hal ini sebenarnya sudah banyak terjadi dalam kehidupan manusia.

Faktor Penyebab Kriminal

Tindak pidana atau kriminal ini biasanya terjadi karena adanya ketidakseimbangan kembali. Serta pengaruh budaya itu sendiri yang menyebabkan terjadinya perubahan perilaku tindakan yang dilakukan oleh individu/masyarakat.

Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya tindak pidana, antara lain;

1). Urbanisasi dan Industrialisasi

Situasi yang dihasilkan dari pemaknaan urbanisasi dan industrialisasi di suatu negara, misalnya dalam karakteristik negara berkembang, harus berada pada posisi displacement dilemma.

Hal ini karena akan menyebabkan ledakan penduduk yang nantinya akan menyebabkan peningkatan angka kriminalitas.

2). Kondisi Sosial

Berbagai kondisi sosial sebagai penyebab terjadinya kriminal yang merugikan kehidupan manusia.

Misalnya, berbagai jenis pengangguran, meningkatnya kemiskinan, kondisi lingkungan yang mendukung individu untuk melakukan kriminal, kesenjangan sosial, tekanan mental dan kebencian.

3). Moral

Kunci individu dan kelompok melakukan kriminal adalah karena moralitas. Karena makna moralitas atau moralitas tentang pendapat seseorang tentang sesuatu.

Dalam hal ini kriminal terjadi bukan karena adanya celah, melainkan dari penilaian baik atau buruk seseorang.

4). Degradasi Mental

Penyebab ini lahir dari tingkat stres, depresi,dan tidak menemukan tempat untuk melampiaskan atau sebagai pelampiasan amarah.

Oleh karena itu, membuat seseorang melakukan kriminal untuk mengurangi degradasi mental. Dengan kata lain, aksi tersebut merupakan bentuk katarsis.

5). Tingkat Pendidikan

Makna pendidikan yang masih mahal, hingga saat ini, juga belum sepenuhnya bisa tersebar di beberapa daerah sehingga menimbulkan kriminalitas. Pasalnya, mereka tidak memiliki pendidikan sehingga sulit mendapatkan pekerjaan.

6). Prestise Tinggi

Kemajuan berjalan sangat cepat, setiap detik ada kemajuan, termasuk dalam bidang teknologi. Hal ini membuat sebagian orang sulit untuk mengikutinya, namun ada pula yang berlomba-lomba mengikuti perkembangan meskipun pada kenyataannya individu tersebut tidak mampu. Tindakan ini menjadi pemicu timbulnya kriminal, karena demi gengsi nekat merampok.

Dampak Kriminal

Sudah jelas bahwa, kriminal merupakan perbuatan yang melanggar hukum yang kriminalnya berada di luar norma-norma sosial dalam masyarakat. Maka adapun dampak kriminal antara lain;

1). Cacat Fisik dan Mental

Tindak pidana yang ekstrim atau sadis akan mengakibatkan kerugian psikis dan fisik bagi korbannya. Misalnya, perampokan yang disertai dengan penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, dan sebagainya.

2). Traumatis

Dampak negatif yang mendasar dari kriminal adalah trauma pada korban. Hal ini terjadi, misalnya, ketika penjahat menodongkan senjata tajam ke korban.

3). Melanggar Keamanan

Tingginya tingkat kriminalitas berdampak pada kerusakan keamanan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti ketakutan, kecemasan dan sebagainya.

4). Banyak Hal yang Disia-siakan

Gangguan kriminal yang muncul di masyarakat oleh penjahat akan menyebabkan banyak materi dan tenaga yang terbuang dari berbagai pihak terkait.

Namun nyatanya tindakan kriminal secara tidak langsung juga memberikan beberapa dampak lainnya seperti meningkatkan solidaritas.

Sebab teror-teror kriminalitas yang terjadi di masyarakat, membuat rasa solidaritas di dalam diri mereka tumbuh dan berkembang demi keamanan bersama.

Evaluasi hukum oleh institusi atau lembaga yang terkait dengan hukum semakin melakukan revisi untuk memperkuat kekuatan. Serta menambah kekuatan lain dalam menekan kriminal.

Efek jera media diwujudkan dalam pemberitaan kriminal yang menyiarkan berita penangkapan, membantu pihak-pihak tertentu dalam mengusut kriminal, serta mempersempit ruang gerak pelaku.

Demikian ulasan kami mengenai pengertian kriminal menurut ahli, ciri-ciri, faktor penyebab dan dampak kriminal.

Semoga ulasan kami membantu, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai pengertian kriminal. Terimakasih ya sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

Viral Pengantin Wanita Pakai Perhiasan Emas Menutupi Tubuh Sampai Tak Mampu Jalan, Kisahnya Tuai Simpati

Pengantin tampil mewah di hari pernikahan tentu sudah menjadi hal yang umum. Salah satu membuat penampilan pengantin terlihat mewah di…

15 Tempat Wisata di Kabupaten Sampang yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Sampang memang menjadi salah satu kabupaten yang ada di Pulau Madura, Jawa Timur. Banyak sekali cerita sejarah yang ada…

Nathalie Holscher Bak Jadi Sosok Orang Ketiga, Marissya Icha Pasrah Kalau Tak Dipilih Frans Faisal: Enggak Maksa

Marissya Icha ikhlas bila Frans Faisal berjodoh dengan Nathalie Holscher. Belakangan, Frans Faisal dan Nathalie Holscher memang ramai dijodohkan oleh…

Raul Lemos terseret uang korupsi miliaran rupiah dan puluhan ribu dolar AS, ini pasal hukum yang menantinya

Sosok suami artis Krisdayanti, Raul Lemos, kini tengah hangat diberitakan terkait masalah yang sedang menjeratnya. Padahal seperti diketahui, Raul Lemos…

15 Tempat Wisata di Kabupaten Tuban yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Tuban memang menarik untuk dikunjungi. Tempat yang dulunya merupakan pusat penyebaran agama Islam ini juga menyimpan banyak sejarah menarik…

15 Tempat Wisata di Badung Bali yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Badung memang sudah sangat terkenal dengan keindahan alamnya yang mengagumkan. Pasir pantai putihnya pun menjadi salah satu keunggulan dari…

17 Tempat Wisata di Kabupaten Purworejo yang Wajib Dikunjungi

Purworejo merupakan sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Purworejo menyimpan banyak destinasi wisata yang sangat menyenangkan dan indah untuk…

15 Tempat Wisata di Kabupaten Nganjuk yang Wajib Dikunjungi

Anda mungkin sudah tau tentang Kabupaten Nganjuk dan perannya sebagai sentra penghasil bawang merah di Jawa Timur. Namun Kabupaten Nganjuk…

7 Fakta Unik Mbak Rara Si Pawang Hujan, Dari Keturunan Muslim tapi Mengaku Non Muslim

Rara Istiati Wulandari atau yang lebih dikenal Mbak Rara Pawang Hujan kembali ramai dibicarakan oleh warganet. Hal ini terjadi lantaran…

‘Bapak Nggak Ada Wewenang’, Viral Video Pria Tegur Petugas Dishub yang Lakukan Razia Kendaraan hingga Tagih Denda Rp 20 Ribu, sang Oknum Auto Kabur Saat dapat Ancaman Begini

Razia kendaraan memang sudah menjadi hal yang lumrah di Indonesia. Pada umumnya, pengendara bisa terjaring razia jika melakukan sejumlah pelanggaran.…