Pengertian Kartu Kredit, Jenis, Fungsi, Cara Kerja Serta Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit

Di era teknologi seperti saat ini, kartu kredit sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang, terutama mereka yang aktif bekerja di kantor dan selalu menginginkan transaksi yang praktis dan instan.

Bahkan, bagi sebagian besar pengguna, kartu kredit sudah menjadi gaya hidup yang selalu dibutuhkan dan menjadi sesuatu yang wajib dimiliki oleh mereka.

Bagi kamu pengguna kartu kredit aktif, tentunya kamu dituntut untuk memahami secara detail dan jelas tentang kartu kredit itu sendiri.

Memahaminya tentu akan memudahkan kamu untuk menggunakannya secara tepat dan bijak sesuai aturan yang telah dikeluarkan oleh bank penerbit kartu kredit agar kamu bisa mendapatkan manfaat dan keuntungan menggunakan kartu kredit

Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu kartu kredit, kali ini kami akan memberikan beberapa informasi mengenai kartu kredit, yuk simak ulasan kami di bawah ini.

Pengertian Kartu Kredit

Kartu Kredit adalah kartu yang diterbitkan oleh bank tertentu kepada pengguna agar pengguna dapat membeli barang atau jasa dari perusahaan yang menerima kartu tersebut tanpa membayar tunai secara tunai.

Dapat juga dikatakan bahwa kartu kredit adalah uang elektronik yang dikeluarkan oleh suatu instansi sehingga dapat memungkinkan pengguna kartu tersebut memperoleh kredit dalam transaksi yang pengembaliannya dapat dilakukan dengan cara mencicil, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Jenis Kartu Kredit

Banyak sekali jenis kartu kredit yang digunakan oleh banyak orang, namun jenis kartu kredit tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan fungsi dan wilayahnya. Berikut penjelasannya:

Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, kartu kredit dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain.

1). Credit Card

Kartu kredit atau credit card adalah jenis kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk jual beli barang atau jasa dimana pelunasan atau pelunasannya dapat dilakukan sekaligus atau dicicil dengan jumlah minimum tertentu.

2). Charge Card

Charge Card adalah kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi jual beli barang atau jasa dimana pelanggan harus membayar kembali seluruh tagihan secara lunas pada akhir bulan atau bulan berikutnya dengan atau tanpa biaya tambahan. .

3). Debit Card

Kartu Debit adalah kartu kredit yang membayar tagihan pelanggan di bank saat membuka kartu kredit. Dengan debit ini, rekening nasabah secara otomatis akan mengurangi jumlah transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit tersebut.

4). Cash Card

Cash Card pada dasarnya adalah kartu yang memungkinkan pemegang kartu untuk menarik uang tunai baik langsung di kasir bank maupun melalui ATM bank tertentu yang biasanya tersebar di tempat-tempat strategis, misalnya di hotel, pusat perbelanjaan dan area perkantoran.

Dengan mengadakan perjanjian kerjasama terlebih dahulu, pemegang kartu ATM satu bank juga dapat menggunakannya di bank lain.

Jadi berbeda dengan ketiga kartu plastik yang telah dijelaskan sebelumnya, kartu tunai tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran dalam jual beli barang atau jasa seperti halnya kartu kredit, kartu debit, atau kartu charge.

Penerbitan kartu khusus untuk keperluan tarik tunai dari bank pada dasarnya hanya untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada nasabah yang sebelumnya memiliki simpanan di bank yang bersangkutan.

5). Check Guarante Card

Kartu ini pada prinsipnya dapat dijadikan jaminan dalam penarikan cek oleh pemegang kartu. Jenis kartu ini sangat populer di Eropa, khususnya Inggris. Selain itu, kartu tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan tarik tunai melalui ATM.

Berdasarkan Area yang Berlaku

Berdasarkan wilayah berlakunya, kartu kredit dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut.

1). Kartu Kredit Nasional

Kartu Kredit Nasional adalah kartu plastik yang hanya berlaku dan dapat digunakan di wilayah tertentu saja, seperti Indonesia.

Dengan pesatnya penggunaan kartu plastik, beberapa perusahaan retail dan perusahaan jasa penerbit kartu plastik sendiri (umumnya charge card) memberikan pelayanan yang lebih mudah dan praktis bagi pelanggannya, misalnya Hero, Astra Card, Golden Truly, Garuda Executive Card.

2). Kartu Kredit Internasional

Kartu Kredit Internasional adalah kartu yang dapat digunakan di berbagai negara, tergantung dari bank yang mengeluarkannya dan berlaku sebagai alat pembayaran internasional. Kartu kredit internasional yang dapat digunakan untuk bertransaksi di berbagai tempat di tanah air adalah sebagai berikut:

Kartu Visa

Visa Card adalah kartu kredit Internasional yang dimiliki oleh perusahaan kartu Visa International. Pelaksanaan operasionalnya berdasarkan lisensi dari Visa International dengan sistem waralaba.

Mastercard

Kartu kredit ini dimiliki oleh Master Card International dan beroperasi di bawah lisensi dari Master Card International.

Dinner Card

Diners Club dimiliki oleh Citicorp. Cara pengoperasiannya dilakukan dengan mendirikan anak perusahaan atau dengan waralaba.

Carte Blanc

Kartu ini juga dimiliki oleh Citicorp dan beroperasi sama persis dengan Dinners Club, yaitu dengan membentuk anak perusahaan atau dengan waralaba.

American Express

Kartu kredit ini dimiliki oleh American Express Travel Related ServicesIncorporated dan beroperasi dengan mendirikan anak perusahaan. American Express pada dasarnya adalah kartu kredit tetapi dapat memberikan fasilitas jalur kredit kepada pemegang kartu.

Fungsi Kartu Kredit

Ada beberapa fungsi kartu kredit yang bisa anda gunakan, antara lain:

1). Kartu kredit sebagai dana darurat, dana darurat berbeda dengan dana tambahan atau dana cadangan. Yang dimaksud dengan “dana darurat” adalah dana yang dapat digunakan untuk keperluan darurat atau mendadak, misalnya harus menjalani operasi mendadak, ingin melahirkan tetapi tidak ada biaya, dll.

2). Kartu kredit sebagai dana peluang yang dimaksud dengan dana, dana peluang adalah untuk mengambil peluang bisnis atau berinvestasi, yang belum tentu ketika peluang atau peluang itu datang, kita punya dana untuk mengambilnya.

3). Kartu kredit ini bisa digunakan untuk mengumpulkan segala bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan, sehingga waktu yang kita habiskan bisa lebih hemat. Bahkan saat ini ada kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, misalnya tagihan listrik, tagihan telepon, tagihan air dan tagihan lainnya.

4). Kartu kredit dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran yang kita keluarkan secara rutin, sehingga dapat memudahkan kita dalam mengatur keuangan. Biaya yang dikeluarkan atau pengeluaran akan dicantumkan dengan jelas di rekening giro, sehingga kamu bisa melakukan cross check di rumah di akhir bulan.

5). Kartu kredit tertentu dapat memberikan layanan asuransi kesehatan, kehilangan, perjalanan atau kerusakan barang yang dibeli dengan kartu ini dengan cara dibicarakan dengan bank selama transaksi.

Cara Kerja Kartu Kredit

Sistem kerja kartu kredit adalah pengoperasian kartu kredit mulai dari penerbitan kartu kredit, transaksi pembayaran atau tarik tunai hingga transaksi pembayaran oleh bank dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kepentingan bersama.

Berikut sistem kerja yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

1). Nasabah mengajukan permohonan sebagai pemegang kartu dengan memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh bank atau perusahaan pembiayaan.

2). Bank atau perusahaan pembiayaan akan mengeluarkan kartu jika disetujui, setelah melalui penelitian terhadap kredibilitas (kepercayaan) dan (kemampuan) calon nasabah, kemudian kartu tersebut diserahkan kepada nasabah pemegang kartu.

3). Dengan kartu yang telah disetujui, pemegang kartu dapat melakukan berbagai transaksi belanja atau pembayaran di berbagai tempat yang memiliki kesepakatan dengan bank atau perusahaan pembiayaan atau mengambil uang tunai di berbagai ATM.

Selanjutnya, jika pelanggan pemegang kartu melakukan transaksi, sistem penagihannya adalah

1). Pemegang Kartu melakukan transaksi dengan menunjukkan kartu dan menandatangani bukti pembelian untuk memastikan kepemilikan kartu.

2). Merchant akan menagih bank atau lembaga keuangan berdasarkan bukti transaksi berdasarkan bukti transaksi dengan pelanggan dengan merchant.

3). Bank atau lembaga keuangan akan membayar kembali kepada pedagang sesuai dengan kesepakatan yang telah mereka sepakati.

4). Bank atau lembaga keuangan akan menagih pemegang kartu berdasarkan bukti transaksi sampai batas waktu yang ditentukan.

5). Pemegang kartu akan membayar sejumlah nominal yang tertera sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan dan apabila terjadi keterlambatan maka nasabah akan dikenakan denda beserta tingkat bunga yang telah ditentukan.

Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit (Credit Card)

Keuntungan dan kerugian menggunakan kartu kredit adalah sebagai berikut:

1). Kelebihan Kartu Kredit

Keuntungan menggunakan kartu kredit antara lain ketika ingin membeli sesuatu tetapi tidak memiliki uang tunai, kamu dapat membayar menggunakan kartu kredit.

Kartu kredit juga bisa digunakan untuk belanja online. Saat membeli barang mahal tidak membutuhkan uang tunai, kartu kredit aman dibandingkan dengan memegang uang tunai, namun setiap pembelian dengan jangka waktu satu bulan atau tertentu harus bisa dilunasi.

2). Kerugian Kartu Kredit

Kerugian menggunakan kartu kredit adalah pelanggan sering boros dalam berbelanja, karena pelanggan merasa tidak mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhannya, padahal membuat pelanggan harus membayar tagihan kartu kredit.

Kartu kredit terkadang menimbulkan masalah saat digunakan untuk belanja atau transaksi online. Oleh karena itu, nasabah harus berhati-hati dalam menggunakan data pada kartu kreditnya.

Demikian artikel kami tentang pengertian kartu kredit lengkap dengan jenis, fungsi, cara kerjanya serta kelebihan dan kekurangan kartu kredit.

Semoga ulasan kami dapat membantu, terutama menambah wawasan kamu mengenai kartu kredit. Terima kasih telah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN