Pengertian Investasi Menurut Ahli, Tujuan, Jenis dan Tips Aman dalam Berinvestasi

Banyak orang dimasa saat ini melakukan investasi untuk meningkatkan keuangan dan keinginan untuk mendapatkan kebebasan finansial.

Investasi sendiri memiliki cara untuk dapat meningkatkan keuangan dan pendapatannya, dan diperlukan pengetahuan serta keputusan yang tepat untuk dapat memilih investasi yang terbaik untuk kamu.

Berikut ini kita akan mengulas mengenai investasi dan cara investasi yang aman untuk kamu.

Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

Berikut dibawah ini pengertian investasi menurut para ahli, antara lain sebagai berikut.

1). Otoritas Jasa Keuangan

Investasi adalah investasi, biasanya dalam jangka panjang untuk pengadaan aset lengkap atau pembelian saham dan surat berharga lainnya untuk mendapatkan keuntungan.

2). Sadono Sukirno

Dia berpendapat bahwa investasi adalah pengeluaran, pengeluaran atau investasi kepada perusahaan untuk membeli peralatan produksi, aliran modal untuk meningkatkan kemampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian.

3). Kamus Besar Bahasa Indonesia

Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan menghasilkan keuntungan. Misalnya, salah satu tujuan kamu berinvestasi adalah membangun rumah, membuka usaha, atau menyekolahkan anak.

4). Martalena dan Malinda

Menurut para ahli, investasi lebih lanjut dikemukakan oleh Martalena dan Malinda, mereka berpendapat bahwa investasi adalah suatu bentuk penundaan konsumsi di masa sekarang untuk memperoleh konsumsi di masa yang akan datang, yang di dalamnya terdapat risiko dan ketidakpastian sehingga diperlukan kompensasi penundaan tersebut.

Tujuan Investasi

Dari penjelasan sebelumnya, ada banyak tujuan investasi yang memotivasi investor untuk berinvestasi. Tujuan investasi berikut ini meliputi:

1). Mendapatkan Penghasilan Tetap

Tujuan investasi untuk memperoleh pendapatan tetap biasanya diterapkan oleh mereka yang berinvestasi di suatu perusahaan.

Misalnya, kamu berinvestasi di perusahaan pengolahan makanan cepat saji. Kamu dapat melihat dan menikmati keuntungan dari hasil penjualan kamu sepenuhnya setelah dikurangi biaya lainnya.

2). Mengembangkan Usaha

Selain mendapatkan penghasilan dan keuntungan yang tetap, berinvestasi juga bisa mengembangkan bisnis yang sedang kamu jalani. Pengembalian investasi yang diperoleh dapat menjadi suntikan modal untuk bisnis kamu.

3). Jaminan Dalam Bisnis

Jika kamu berinvestasi pada pemasok bahan baku untuk bisnis yang kamu jalankan, kemungkinan besar perusahaan tidak akan mengalami kekurangan pasokan bahan baku.

Kamu akan dapat bersaing di pasaran karena kamu memiliki harga bahan baku yang lebih murah dengan kualitas yang terbaik sehingga kamu dapat menekan harga penjualan.

Jenis Investasi

Jenis investasi sendiri ada banyak dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pemilik dana untuk mengelola dananya, berikut ini merupakan beberapa jenis investasi yang ada, diantaranya :

1). Saham

Selain deposito, saham juga merupakan jenis investasi yang sangat digemari. Setelah itu kamu akan mendapatkan persentase hak kepemilikan suatu perusahaan.

Semakin besar persentase saham yang dimiliki, maka semakin kuat pula kekuatan kamu dalam perusahaan tersebut. Berinvestasi saham kamu akan mendapatkan keuntungan dari jumlah pembagian deviden dan capial gain. Capital gain merupakan selisih nilai jual dan beli.

Sewaktu-waktu harga surat saham suatu perusahaan dapat berubah sewaktu-waktu. Contoh laba berasal dari dividen, yaitu besarnya laba yang diperoleh berdasarkan pembagian laba perusahaan. Bagi hasil disesuaikan dengan persentase kepemilikan saham kamu.

Berbeda dengan deposito, investasi dalam bentuk saham memiliki keuntungan yang tidak pasti. Namun, kamu akan sangat diuntungkan jika perusahaan tempat kamu berinvestasi berkembang.

2). Cryptocurrency

Cryptocurrency atau jenis investasi dalam mata uang digital memang cukup populer. Bagaimana tidak, mata uang bitcoin dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat pesat. Angka-angka fantastis ini membuat investasi uang digital sangat diminati.

Uang digital tidak memiliki bentuk fisik, tetapi kamu dapat mencarinya dalam rupiah atau dolar. Meskipun menggoda, tidak mudah bagi seseorang untuk menambang bitcoin.

Kamu harus jeli dan peka terhadap setiap sentimen dari pasar kripto karena tingkat fluktuasi mata uang sangat fluktuatif terhadap mata uang riil.

4). Reksa Dana 

Jenis investasi selanjutnya adalah reksa dana. Reksa dana adalah investasi di mana dana yang dikumpulkan dari beberapa investor menjadi satu dan kemudian diinvestasikan di berbagai jenis pasar modal.

Reksa dana terbagi menjadi 5 jenis, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana indeks.

5). Obligasi

Obligasi merupakan investasi yang memiliki resiko lebih rendah dari saham. Namun keuntungan yang akan kamu dapatkan jauh lebih pasti dibandingkan saham.

Misalnya, kamu membeli surat utang seharga Rp10.000.000 untuk jangka waktu 5 tahun dengan bunga 10%. Namun, sebelum jangka waktu tersebut berakhir, kamu dapat menarik uang dengan tingkat bunga yang disesuaikan. Kamu dapat membeli obligasi dari pemerintah maupun korporasi.

Namun  umumnya obligasi pemerintah memiliki catatan gagal bayar yang sangat rendah bila dibandingkan dengan obligasi korporasi.

6). Deposito

Deposito merupakan investasi pengamanan uang yang paling banyak digemari orang yang memiliki target dan ingin berhemat. Jika kamu menyimpan jumlah dan waktu tertentu, kamu akan mendapatkan bunga.

Keuntungan deposito adalah tingkat pengembalian uang tetap, bunga yang dijanjikan lebih pasti. Pada deposito kamu tidak akan dapat menarik uang sebelum jatuh tempo sesuai dengan kesepakatan kamu dengan pihak bank.

7). Emas

Emas adalah salah satu investasi nyata atau fisik yang paling populer. Emas merupakan pilihan yang menarik karena memiliki resiko yang cukup rendah. Umumnya emas akan mengalami peningkatan harga dan relatof stabil jika tidak ada krisis ekonomi.

Jika kamu ingin berinvestasi emas, sebaiknya pilih emas batangan. Harga emas batangan berbeda dengan emas perhiasan. Nilai dan harga emas batangan ini adalah emas murni tanpa campuran apapun seperti emas perhiasan.

Namun, jika kamu berinvestasi emas maka kamu harus menyiapkan tempat khusus. Investasi emas merupakan salah satu investasi fisik yang resiko kerugiannya cukup besar. Saat ini sudah banyak aplikasi investasi emas di Indonesia, agar lebih aman menggunakan aplikasi penyimpanan emas.

8). Properti

Investasi properti merupakan salah satu jenis investasi fisik selain emas. Investasi ini memiliki objek fisik yang berwujud. Investasi ini juga merupakan sebuah investasi yang menarik dan menguntungkan karena umumnya setiap tahunnn harga tanah dan bangunan akan meningkat.

Jika kamu suka melakukan jual beli tanah mungkin berinvestasi dengan cara membangun properti adalah hal yang menarik. Risiko investasi properti adalah dalam mempertimbangkan kerusakan bangunan. Meski risikonya rendah, properti merupakan aset yang bisa rusak saat terjadi bencana.

Tips Aman Berinvestasi

Melansir dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ojk.go.id, mereka memberikan beberapa tips investasi yang aman, seperti berikut ini:

1). Kamu harus membaca ketentuan dengan produk yang ada

Hal ini diperlukan untuk membaca ketentuan yang berkaitan dengan produk dengan hati-hati.

Hal ini untuk memastikan bahwa konsumen memahami sepenuhnya hak dan kewajiban mereka, manfaat, biaya, dan risiko yang terkait dengan produk.

2). Kenali Profil Investasi Diri

Setiap orang memiliki profil investasi yang unik. Hal ini karena setiap orang memiliki tujuan investasi yang berbeda, penerimaan risiko yang berbeda, periode investasi yang tidak seragam, dan tingkat pengembalian yang diharapkan berbeda.

3). Pilih Jenis dan Produk Sesuai Kebutuhan

Berdasarkan pengenalan profil investasi, seseorang dapat memilih jenis dan produk investasi yang cocok untuknya.

5). Perhatikan Aspek Legalitasnya (Pastikan Sesuai dengan Bidang Usahanya)

Setelah kamu memahami jenis dan produk investasinya kamu juga harus melakukan cek dengan memastikan apakah lembaga yang menjual atau menawarkan produk yang kamu percayakan telah memiliki izin usaha sesuai dengan bidang usahanya.

6). Pahamilah Siapa Regulatornya

Kamu harus tahu dan paham tentang invesatasi tersebut dan siapa legulator dalam investasi tersebut, baik itu OJK, Bappepti, maupun kementerian terkait. Ini diperlukan jika terjadi sesuatu di masa depan.

Demikian ulasan kami mengenai pengertian investasi menurut ahli, tujuan,  jenis serta tips aman dalam berinvestasi.

Semoga ulasan kami membantu, khususnya dalam memberikan pemahaman yang berkaitan dengan investasi. Terimakasih ya sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN