Pengertian Elastisitas Menurut Ahli, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhi Elastisitas

Bisa dikatakan bahwa setiap yang ada di muka bumi berharga. Ada yang berharga dengan nominal uang, ada juga yang berharga dengan nilai. Kali ini, kita akan membahas harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Maksudnya ialah harga yang berada pada titik keseimbangan. Keseimbangan harga sebenarnya terbentuk berdasarkan kondisi pasar, tetapi kondisi pasar dapat berubah sesuai dengan permintaan barang dan jasa.

Permintaan dan penawaran barang juga tergantung pada tingkat elastisitas barang tersebut. Sebagai pembahasan yang lebih lengkap, artikel ini mengulas pengertian elastisitas, jenis dan contohnya sebagai berikut!

Pengertian Elastisitas Menurut Ahli

Ketika kita mengetahui elastisitas suatu produk, kita dapat memprediksi jumlah penawaran atau permintaan ketika ada perubahan harga suatu produk. Perubahan tersebut tentunya berdampak pada kondisi pasar.

Beberapa ahli menjelaskan beberapa definisi tentang elastisitas. Berikut beberapa pendapat tentang elastisitas, baik elastisitas permintaan maupun penawaran:

1). Salvatore

Elastisitas harga adalah tingkat perubahan harga yang didasarkan pada kepekaan harga terhadap suatu barang yang diminta konsumen dimana perubahannya bersifat relatif. Relativitas ini dapat dilihat dari perubahan harga terhadap permintaan suatu barang. Perubahan tersebut juga sebanding dengan permintaan dan harga barang.

2). Nicolson

Elastisitas adalah perubahan suatu variabel karena disebabkan oleh perubahan yang sama pada variabel lain. Sehingga perubahan tersebut saling berkaitan antar variabel.

3). Sadono Sukirno

Suatu ukuran yang diukur secara kuantitatif untuk melihat perubahan yang terjadi pada jumlah permintaan terhadap suatu barang. Hal ini dapat menggambarkan besarnya pengaruh harga terhadap permintaan barang tertentu.

Jenis – Jenis Elastisitas

Elastisitas dapat didefinisikan menjadi beberapa jenis elastisitas, yaitu elastisitas harga, elastisitas silang dan elastisitas pendapatan.

Jenis elastisitas ini tergantung pada sudut pandang kita tentang elastisitas. Dengan penjelasan masing-masing jenis tersebut adalah sebagai berikut!

1). Elastisitas harga

Merupakan perubahan jumlah yang diminta atau ditawarkan karena perubahan harga barang.

Beberapa perubahan tersebut memiliki persentase yang cukup besar, namun ada juga beberapa yang hanya mengalami sedikit perubahan dan akan menjadi dasar untuk menentukan jenis elastisitas yang ada.

2). Elastisitas silang

Merupakan perubahan permintaan suatu barang karena adanya perubahan harga barang lain.

Biasanya perubahan harga ini berkaitan dengan barang, misalnya harga bahan makanan dan makanan olahan yang menggunakan bahan tersebut.

3). Elastisitas pendapatan

Merupakan perubahan permintaan terhadap suatu barang yang disebabkan oleh perubahan pendapatan seseorang. Semakin kecil pendapatan, semakin kecil jumlah permintaan masyarakat. Ini adalah sesuatu yang sangat wajar.

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa setiap perubahan permintaan, penawaran dan pendapatan ditentukan oleh harga barang yang dijual dan diperdagangkan.

Khususnya untuk elastisitas silang harga barang yang dipengaruhi oleh harga barang lain yang berdampak langsung. Dampaknya akan dirasakan oleh konsumen dan produsen sebagai orang yang berperan dalam suatu pasar.

Nah, berdasarkan berbagai jenis elastisitasnya terdapat jenis-jenis elastisitas pada masing-masing jenis elastisitas tersebut. Jenis elastisitas ini dilihat dari persentase perubahan barang. Berikut beberapa jenis elastisitas antara lain sebagai berikut:

  • Elastis

Suatu barang dapat dikatakan elastis jika pada saat terjadi perubahan harga atau pendapatan, besar perubahannya lebih besar dari satu (E > 1). Barang yang termasuk dalam jenis barang ini adalah barang mewah yang tidak begitu penting untuk keperluan sehari-hari. Dapat dikatakan bahwa barang termasuk dalam kebutuhan tersier.

  • Tidak Elastis

Suatu barang dapat dikatakan inelastis jika terjadi perubahan harga, perubahan jumlah barang yang diminta tidak lebih dari satu (E < 1). Barang tersebut biasanya merupakan barang yang termasuk dalam kebutuhan pokok atau primer.

  • Elastis Sempurna

Suatu barang dapat dikatakan elastis sempurna jika pada saat terjadi perubahan harga barang tersebut jumlah yang diminta tidak berubah atau permintaan tetap. Besarnya elastisitas sama dengan nol (E = 0). Barang yang termasuk dalam jenis ini adalah bahan makanan utama seperti beras, gandum, minyak dan lain-lain.

  • Tidak Elastis Sempurna

Suatu barang yang mengalami perubahan jumlah yang diminta tanpa batas. Artinya apapun yang terjadi, jumlah yang diminta selalu konstan (E = 0). Segala sesuatu tentang perubahan harga tidak berpengaruh sama sekali. Barang yang termasuk jenis ini adalah tanah, air minum, dan lain-lain.

  • Satuan

Suatu barang dapat dikatakan sebagai barang yang memiliki elastisitas kesatuan. Apabila barang tersebut apapun yang terjadi baik itu mahal atau murah, jumlah yang diminta sama dengan satu (E = 1). Barang-barang yang termasuk dalam tipe kesatuan adalah kebutuhan sekunder yang harus kita penuhi.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Elastisitas Harga

Berikut dibawah ini faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas harga, antara lain sebagai berikut.

1). Kemewahan vs Kebutuhan

Salah satu faktor yang mempengaruhi elastisitas harga adalah kebutuhan primer dan tersier atau bisa juga disebut pilihan hidup mewah atau sesuai kebutuhan.

Contohnya adalah jika seseorang mempertimbangkan untuk membeli kebutuhan tersier yang tidak dapat mereka tanggung, mereka akan cenderung lebih sensitif terhadap harga.

Biasanya sesuatu yang dibutuhkan atau kebutuhan primer jauh lebih sulit dipotong dari anggaran. Misalnya seperti jika harga susu naik, konsumen lebih memilih untuk tidak membeli yang manis-manis. Dalam hal ini, susu memiliki permintaan yang tidak elastis.

Di sisi lain, jika harga permen naik kemungkinan besar konsumen akan memilih untuk tidak membelinya karena sudah tidak sesuai lagi dengan anggarannya.

Dalam hal ini elastisitas harga permen tinggi. Sedangkan dalam skenario, susu merupakan kebutuhan pokok dan permen merupakan barang mewah.

2). Substitusi (Pengganti)

Elastisitas harga juga dipengaruhi oleh kemampuan untuk mengganti barang dengan produk lain. Misalnya toko burger menaikkan harga makanannya, jadi seseorang lebih suka membeli makanan di tempat lain.

Contoh ini menyiratkan bahwa produk yang mudah diganti memiliki elastisitas harga yang tinggi. Karena alasan inilah persaingan cenderung menurunkan harga. Dan, produk yang lebih kompetitif memiliki kontrol yang lebih kecil atas jumlah yang dapat mereka kenakan.

3). Kejenuhan (Satiation)

Jika konsumen jenuh, maka suatu produk cenderung lebih elastis. Secara umum, elastisitas harga menurun ketika konsumen bergerak ke bawah kurva permintaan.

Demikian artikel kami mengenai pengertian elastisitas menurut ahli, jenis dan fator yang mempengaruhi elastisitas.

Semoga ulasan kami dapat membantu, khususnya menambah wawasan kamu mengenai elastisitas Terimakasih sudah berkunjung

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

15 Tempat Wisata di Kepulauan Seribu yang Wajib Dikunjungi

Salah satu kabupaten yang berada di kawasan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ini memang sangat terkenal dengan keindahannya. Kabupaten Kepulauan…

Ditantang Turunkan Salju di Korea dengan Honor Rp 5 M, Mbak Rara Angkat Tangan

Mbak Rarara ditantang untuk menurunkan salju secara sengaja oleh Richard Lee. Siapa sangka jika ia menolk tantangan itu meski diiming-imingi…

15 Tempat Wisata di Jembrana Bali yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Jembrana dan kebudayaan Bali memang menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan. Dengan kekayaan budayanya kabupaten yang satu ini juga…

15 Tempat Wisata di Jakarta Timur yang Wajib Dikunjungi

Meski Jakarta terbagi menjadi beberapa bagian, Jakarta Timur merupakan daerah terpadat lho yang ada di Jakarta. Sebagai daerah terpadat yang…

Ayahnya Jadi Mantan Kadiv Propam Polri, Anak Ferdy Sambo Ternyata Tempuh Pendidikan Militer yang Sama dengan AHY, Biayanya Bikin Geleng-geleng Kepala!

Anak Ferdy Sambo turut menjadi sorotan usai mantan Kadiv Propam Polri itu ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J. Bak sudah…

Ditantang Turunkan Hujan dalam Waktu 10 Menit, Rara Pawang Hujan Auto Salting dan Langsung Lirik HPnya, Dokter Richard Lee: Kamu Salah Ngomong dengan Saya

Baru-baru ini, sosok Rara pawang hujan mendadak jadi sorotan saat ditantang turunkan hujan oleh Dokter Richard Lee. Tak hanya ditantang…

17 Tempat Wisata di Kabupaten Temanggung yang Wajib Dikunjungi

Temanggung merupakan sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Temanggung ini memiliki ibu kota yang di kota Temanggung. Letak geografis…

15 Tempat Wisata di Kabupaten Ngawi yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Ngawi, salah satu kabupaten yang berada di Jawa Timur ini selain memiliki alam yang begitu mengagumkan juga memang kaya…

15 Tempat Wisata di Klungkung Bali yang Wajib Dikunjungi

Salah satu kabupaten yang ada di Bali ini memang begitu terkenal dengan kulinernya yang khas. Namun bukan hanya kulinernya saja…

Hingga Detik Ini Nissa Sabyan Tak Menunjukkan Itikad Baik, Ririe Fairuz Beberkan Hubungan dengan Sosok yang Disebut-sebut Perusak Rumah Tangganya

Masih ingat dengan sosok Ririe Faius? Wanita yang menjadi pusat simpati publik usai perselingkuhan suaminya dengan Nissa Sabyan terkuak. Jika…