Pengertian Drainase, Jenis-Jenis Drainase dan Tujuan Drainase

Subtitle goes here

By:

September 17, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Drainase bisa diartikan sebagai suatu pembuangan massa air secara alamiah maupun buatan dari suatu permukaan maupun bawah permukaan yang berada pada suatu tempat.

Menurut pengertian yang bersalkan dari para ahli, drainase secara umum bisa didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang usaha untuk bisa mengalirkan air secara berlebihan.

Sistem yang dilakukan dari drainase perkotaan merupakan drainase yang saling terkait dalam sebuah jaringan drainase yang berada di perkotaan. Di daerah perkotaan, drainase bisa dibuat untuk bisa mengalirkan air hujan maupun air buangan agar tidak terjadinya suatugenangan.

Drainase disini terbagi atas 2, yaitu drainase buatan dan alami. Drainase buatan yaitu merupakan drainase yang dibangun seperti sebuah selokan yang berada di bahu jalan.

Sedangkan drainase alami misalnya yaitu tanah, hal ini dikarenakan tanah memiliki kemampuan yang mampu menyerap air yang berada di bawah sebuah permukaan. Idealnya, ketika suatu saluran air besar dan luas maka aliran air akan menjadi lebih lancar dan banjir pun akan bisa teratasi.

Tujuan Drainase

Drainase mempunyai tujuan penting dalam pelaksanaan pembangunannya. Hali ini dilakukan untuk mengurangi dan membuang terjadinya kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan kegunaannya.

Sistem ini pun bisa mengendalikan terjadinya erosi tanah serta kerusakan pada jalanan maupun bangunan yang berada di sekitarnya. Banjir juga bisa dicegah apabila terdapat suatu sistem pengaliran air. Selain itu agar bisa untuk meminimalkan pengaruh negatif dari aliran limpasan untuk sebuah kualitas air sungai.

Mengurangi genangan yang merupakan sarang bagi nyamuk-nyamuk yang merupakan penyebab penyakit adalah suatu fungsi penting karena adanya drainase. Dengan ini kesehatan dan juga kesejahteraan yang terjadi pada masyarakat sekitar dapat terjamin.

Jenis – Jenis Drainase

Secara garis besar terdapat 4 jenis drainase yang perlu untuk diketahui. Adapun jenis-jenis ini dikelompokkan berdasarkan pada pembentukan, peletakan nya, dan kegunaannya.

1. Drainase alami

Drainase terbentuk secara alamiah tanpa adanya bangunan pendukung yang ada di dalamnya. Saluran ini dibentuk dari gerusan air yang pada waktu ke waktu mengahasilkan bentuk saluran air permanen yaitu seperti sungai.

2. Drainase buatan

Drainase dibangun karena adanya tujuan tertentu. Dibutuhkan suatu pembangunan khusus seperti adanya selokan, gorong-gorong menggunakan beton, pipa maupun batu.

3. Drainase permukaan tanah

Saluran air yang berada di atas suatu permukaan tanah untuk mengalirkan aliran curah hujan yang berada pada permukaan suatu kawasan. Open Chanel Flow merupakan suatu analisa yang digunakan untuk mengetahui tentang nilainya.

4. Drainase bawah tanah

Dilihat dari namanya, drainase dibuat di bawah tanah karena terdapat alasan tertentu. Adapun alasan paling umum merupakan sebuah alasan artistik. Drainase yang dipasang di bawah tanah demi membentuk tatanan pembangunan terlihat lebih rapi.

5. Single purpose

Saluran ini biasanya berfungsi untuk bisa mengalirkan satu jenis air pada sebuah saluran pembuangan. Seperti adanya saluran yang hanya bisa membuang aliran air hujan atau membuang suatu aliran air limbah.

6. Multi purpose

Saluran yang digunakan untuk membuang beberapa aliran air secara keseluruhan. Pembuangannya bisa dilakukan secara langsung sehingga airnya mampu bercampur menjadi satu atau bergantian. Contoh dari suatu saluran air bisa digunakan untuk membuang limbah rumah tangga sekaligus bersamaan dengan air hujan.

7. Terbuka

Drainase bisa digunakan dalam menyalurkan air hujan pada sebuah wilayah yang luas. Fungsi lainnya yaitu sebagai suatu media yang mampu mengalirkan air agar tidak berbahaya pada kelestarian lingkungan.

8. Tertutup

Drainase ini dibuat dalam bentuk tertutup karena bisa mengalirkan air yang mengandung limbah berbahaya. Jika tidak dilakukan penutupan maka bisa membahayakan bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar. Drainase ini pun juga difungsikan pada saluran dalam kota.

Contoh dari drainase buatan yang bisa dilihat merupakan selokan yang berada pada bahu jalan. Terdapat dua selokan yang biasanya kita lihat yaitu seperti suatu selokan terbuka dan tertutup.

Selain selokan, contoh lain yang bisa dilihat dengan jelas adalah selokan bawah tanah bersamaan dengan lubang masuk kecil pada jalan. Kamu juga pasti sering melihat sebuah pembangunan yang mendapati beton-beton besar yang memiliki bentuk bulat maupun kotak yang berada pada pinggir jalan.

0 Comment

Comments closed.