10+ Pengertian Database Menurut Para Ahli, Jenis dan Fungsi Database

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan dalam komputer yang diperiksa secara sistematis sehingga dapat diperiksa menggunakan program komputer.

Secara konseptual, database adalah kumpulan data yang membentuk file-file yang dihubungkan satu sama lain dengan prosedur tertentu sehingga membentuk data baru.

Pengertian Database Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu database, berikut kami berikan pengertian database menurut para ahli:

1). Menurut Gordon C. Everest

Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi (shared), terdefinisi secara formal dan juga dikontrol secara terpusat pada suatu organisasi.

2). Menurut Toni Fabbri

Menurut Toni, database adalah suatu sistem file dan data yang terintegrasi dimana file dan data tersebut memiliki sebuah primery key untuk melakukan pengulangan data.

3). Menurut C.J. Date

Database adalah koleksi “data operasional” yang disimpan dan juga digunakan oleh sistem aplikasi suatu organisasi.

  • Data input adalah data yang masuk dari luar system.
  • Data output adalah data yang dihasilkan oleh system.
  • Data operasional adalah data yang disimpan pada sistem.

4). Menurut S. Atte

Pengertian database menurut Atte adalah sebuah koleksi data- data yang saling berinteraksi yang ada dalam suatu organisasi atau enerprise dengan macam-macam penggunaan.

5). Fabbri dan Schwab

Menurut Fabbri dan Schwab, database adalah sistem berkas terpadu yang dirancang terutama untuk dapat meminimalkan pengulangan atau redudancy data.

6). Chou

Definisi database menurut Chou adalah kumpulan informasi yang bermanfaat yang diorganisasikan dalam tata cara yang khusus sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan suatu organisasi.

7). Jogiyanto

Pengertian database menurut Jogiyanto adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu sama lain, disimpan dalam penyimpanan di luar komputer dan digunakan perangkat lunak tertentu untuk memanipulasinya.

8). Date

Pengertian database menurut Date adalah sebagai tempat kumpulan berkas dan juga terkomputerisasi, sehingga sistem database menurut Date pada dasarnya adalah suatu sistem yang terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah untuk melakukan pemeliharaan terhadap informasi dan juga membuat informasi tersebut pada saat dibutuhkan.

9). Connolly dan Begg (2010: 65)

Pengertian database menurut Connolly dan Begg adalah kumpulan data yang berhubungan secara logis terkait dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi sebuah organisasi.

10). Indrajani (2015: 70)

Menurut Indrajati, database adalah kumpulan data yang berhubungan secara logis yang didesain  untuk mendapatkan data yang dibutuhkan oleh suatu organisasi.

Jenis – Jenis Database

Jenis – jenis database dapat dibedakan menjadi 12 jenis, yaitu:

1). Relasional Database

Relasional database dari tahun 2009 adalah standar komputasi bisnis dan database yang paling sering digunakan hingga saat ini.

Manfaat dari penggunaan database ini adalah untuk menghindari terjadinya double atau duplikasi data, juga dapat disusun dalam format standar dari suatu data, dapat mengamankan data, serta menyelesaikan masalah jika ada data yang sulit diakses.

2). External Database

External database adalah jenis database yang menyediakan akses ke data online milik pribadi eksternal yang tersedia dengan biaya tertentu kepada pengguna akhir atau organisasi komersial.

3). Operasional Database

Operasional database adalah database yang menyimpan data rinci yang diperlukan untuk dukungan operasional seluruh organisasi.

Misalnya, database investasi, database pribadi, database pelanggan, database akuntansi.

4). End-user Database

End-user database adalah database yang terdiri dari file data yang dikembangkan oleh pengguna akhir di workstation.

Contohnya kumpulan dokumen dalam pengolah kata, spreadsheet, atau unduhan file.

5). Analytical Database

Analytical database adalah database yang berguna untuk menyimpan informasi dan data yang diambil dari database operasional dan eksternal.

Analytical database ini terdiri dari informasi yang paling banyak digunakan oleh organisasi manajemen atau pengguna akhir lainnya.

6). Distributed Database

Distributed databse adalah kelompok kerja dan departemen basis data lokal di kantor dan lokasi kerja lainnya.

da dua segmen dalam database ini, yaitu user database dan operasional yang datanya digunakan dan dihasilkan hanya pada pengguna situs tersebut.

7). Warehouse

Warehouse data adalah gudang data yang menyimpan data dari tahun-tahun sebelumnya hingga saat ini.

Seiring dengan perkembangan saat ini, data warehouse digunakan sebagai arsitektur shared apa-apa untuk mendukung dan memfasilitasi penskalaan ekstrim.

8). Real-time database

Realtime database adalah sistem pemrosesan yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja suatu negara yang dapat berubah, berisi data yang terus menerus dan sebagian tidak mempengaruhi waktu. Jenis database ini berguna untuk orang-orang hukum, akuntansi, perbankan, multimedia dan analisis data ilmiah.

9). Document oriented Database

Document oriented database  adalah salah satu program komputer yang dirancang untuk aplikasi yang berorientasi dokumen.

Sistem ini dapat diterapkan pada layer di atas database relational atau object database.

10). In Memory Database

In memory database  adalah basis data yang sangat bergantung pada memori untuk menyimpan data di komputer.

11). Navigational Database

Dalam navigational database, queries menemukan objek yang mengikuti referensi objek yang ditentukan.

12). Hypermedia Database on the Web

Hypermedia database on the  web adalah kumpulan halaman multimedia yang saling terkait di situs web, yang terdiri dari halaman beranda, dan hyperlink dari multimedia.

Contohnya adalah gambar, teks, grafik, audio dan sebagainya.

Fungsi Database

Berikut dibawah ini fungsi database, antara lain sebagai berikut.

1). Database dapat menghindari duplikat data yang disimpan. Sebuah perangkat lunak DBMS dapat diatur untuk dapat mengenali duplikasi data yang terjadi saat di input. Hal ini karena sifat database dapat diakses oleh lebih dari satu pengguna.

2). Database memudahkan dalam mengidentifikasi data. Pengelompokan data dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti membuat tabel dengan field yang berbeda.

3). Database memudahkan penggunaan di hampir semua aspek, seperti memasukkan data baru, memperbarui, atau bahkan menghapus data yang sudah tidak digunakan.

4). Database sebagai alternatif lain mengenai masalah ruang penyimpanan dalam suatu aplikasi. Hal ini karena keterbatasan media penyimpanan oleh sebagian besar aplikasi komputer.

5). Fungsi database adalah keterbatasan media penyimpanan oleh sebagian besar aplikasi komputer, database dapat menjadi alternatif lain mengenai masalah ruang penyimpanan dalam suatu aplikasi.

Demikian artikel kami tentang pengertian database beserta jenis dan fungsinya.

Semoga ulasan kami dapat membantu, terutama menambah pengetahuan kamu mengenai database. Terima kasih telah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN