Pengertian Cahaya Menurut Ahli, Sifat, Kecepatan dan Jenis Gelombang Cahaya

Beberapa orang di dunia takut akan kegelapan, baik itu di alam maupun di dalam ruangan. Perasaan khawatir dan cemas tentang sesuatu yang tersembunyi di dalam melatarbelakangi ketakutan dengan kegelapan ini.

Syukurnya, lampu sebagai sumber cahaya buatan hadir untuk mengatasi rasa takut akan kegelapan manusia ketika malam mulai menyapa.

Namun, nyatanya manusia membutuhkan cahaya lebih dari sekedar untuk penerangan. Sebab dengan cahaya jugalah manusia bisa melihat berbagai warna. Nah, tentu kita sudah tau bahwa sumber cahaya terbesar bagi manusia tak lain adalah matahari.

Walaupun sudah sedekat dan semembutuhkan itu dengan cahaya, apakah kita sudah memahami pengertian cahaya itu sendiri?

Agar sama-sama belajar, yuk simak ulasan mengenai pengertian cahaya menurut ahli, sifat, kecepatan dan jenis gelombang cahaya berikut!

Pengertian Cahaya Menurut Ahli

Berikut dibawah ini pengertian cahaya menurut para ahli, antara lain sebagai berikut.

1). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Jika membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia, kita akan menemukan pengertian cahaya sebagai sinar yang berasal dari matahari, bulan dan beberapa lainnya. Dengan cahaya ini pula lah memungkinkan mata  makhluk hidup untuk menangkap bayangan benda-benda di sekitarnya.

2). University of Wisconsin-Madison

Kemudian jika melihat dari laman University of Wisconsin-Madison, pengertian cahaya adalah sejenis gelombang. Tak lain seperti gelombang laut atau gelombang suara. Gelombang ini membawa energi dari satu tempat ke tempat lain, tapi tidak membutuhkan air atau udara atau apa pun untuk melakukan perjalanan.

3). James Maxwell (1831-1897)

Menurut James Maxwell, pengertian cahaya adalah gelombang elektromagnetik. Dimana kecepatan cahaya sama dengan kecepatan gelombang elektromagnetik, yaitu 3,10¬8 m/s.

Sifat Cahaya

Setelah mengetahui pengertian cahaya, kita juga perlu mengetahui apa saja sifat-sifat cahaya itu sendiri. Adapun beberapa sifat cahaya dengan penjelasan singkatnya adalah sebagai berikut:

1). Dapat merambat lurus, dengan contoh sederhananya adalah ketika kita menyalakan senter ke arah depan. Kita bisa melihat bahwa cahaya akan merambat lurus ke arah yang kita inginkan

2). Dapat tercermin, contohnya adalah ketika kita bermain di siang hari dengan cermin. Jika diarahkan sinar matahari dan coba arahkan ke segala arah, akan ada pantulan cahaya yang dipantulkan dari sinar matahari

3). Dapat menembus benda bening, dimana contoh sederhananya adalah ketika kita melihat ke jendela dengan kaca bening. Dengan kaca bening, sinar matahari tetap bisa masuk ke dalam ruangan meski ada kendala karena jendelanya terbuat dari kaca bening.

4). Dapat dibelokkan atau dibiaskan, misalnya saat kita berenang dan memasukkan tongkat ke dalam air yang terkena sinar matahari. Jika dilihat dari atas, stik akan tampak lebih besar dari ukuran aslinya.

Kecepatan Cahaya

Kecepatan cahaya dalam ruang hampa menyentuh angka 186.282 mil per detik atau 299.792 kilometer per detik. Dimana secara teori tidak ada yang dapat bergerak lebih cepat daripada cahaya.

Sedangkan dalam mil per jam, kecepatan cahaya sekitar 670.616.629 mph. Artinya jika kamu bisa melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya, kamu mampu mengelilingi bumi 7,5 kali hanya dalam satu detik.

Awalnya ilmuan tidak bisa merasakan gerakan cahaya dan mengira cahaya bergerak seketika. Namun seiring waktu, pengukuran gerakan partikel seperti gelombang ini menjadi lebih dan lebih tepat.

Salah satunya berkat karya Albert Einstein, kita sekarang memahami kecepatan cahaya sebagai batas teoretis yakni kecepatan cahaya – konstanta yang disebut “c” – dianggap tidak dapat dicapai oleh apa pun yang bermassa.

Jenis Gelombang Cahaya

Tentu saja cahaya juga memiliki jenis nya tersendirinya. Adapun penjelasan masing-masing jenis gelombang cahaya adalah sebagai berikut!

1). Kecepatan cahaya

Kecepatan cahaya telah sering diukur oleh fisikawan yang awalnya dilakukan oleh Olaus Roemer (fisikawan Denmark) pada tahun 1676. Olaus Roemer menciptakan metode untuk mengukur kecepatan cahaya.

Serta menemukan dan merekam pergerakan planet Saturnus dan salah satu bulannya menggunakan teleskop. Roomer menemukan bahwa bulan mengorbit Saturnus sekali setiap 42-1/2 jam. Masalahnya ketika Bumi dan Saturnus berjauhan, rotasi orbit bulan tampak meningkat.

Hal ini menunjukkan bahwa cahaya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai Bumi. Dengan ini kecepatan cahaya dapat dihitung dengan menganalisis jarak antar planet pada waktu tertentu.

Roemer menemukan kecepatan cahaya menjadi 227.000 kilometer per detik. Mikel Giovanno Tupan meningkatkan pekerjaan Roemer pada tahun 2008.

Kala itu ia menggunakan cermin yang berputar untuk mengukur waktu yang dibutuhkan cahaya untuk melakukan perjalanan bolak-balik dari Gunung Wilson ke Gunung San Antonio di California.

Pengukuran yang akurat menghasilkan kecepatan 299,796 kilometer/detik. Dalam penggunaan sehari-hari, angka ini dibulatkan menjadi dan 300.000 kilometer/detik.

2). Warna dan panjang gelombang sinar matahari

Cahaya matahari terdiri dari tujuh warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Ketika ketujuh warna ini dicampur, cahaya putih akan dihasilkan. Warna-warna dalam cahaya putih matahari dapat diselesaikan dengan menggunakan prisma menjadi jalur warna.

Jalur warna ini dikenal sebagai spektrum sedangkan pemisahan cahaya putih menjadi spektrum ini dikenal sebagai hamburan cahaya. Pelangi adalah contoh spektrum yang terjadi secara alami.

Pelangi terbentuk setelah hujan, ketika sinar matahari dibiaskan oleh tetesan air hujan. Tetesan hujan bertindak sebagai prisma yang menyebarkan sinar matahari menjadi tujuh warna.

Otak manusia akan menafsirkan warna sebagai panjang gelombang, dengan warna merah sebagai panjang gelombang terpanjang (frekuensi terendah) hingga ungu sebagai panjang gelombang terpendek (frekuensi tertinggi).

Cahaya dengan frekuensi di bawah 400 nm dan di atas 700 nm tidak dapat dilihat oleh manusia. Cahaya disebut sebagai sinar ultraviolet dalam rentang frekuensi tinggi dan inframerah (IR atau inframerah) dalam rentang frekuensi rendah.

Meskipun manusia tidak dapat melihat cahaya infra merah, kulit manusia dapat merasakannya dalam bentuk panas. Ada juga kamera yang dapat menangkap cahaya inframerah dan mengubahnya menjadi cahaya tampak.

Kamera seperti ini disebut kamera night vision. Radiasi ultraviolet sama sekali tidak dirasakan oleh manusia kecuali dalam jangka waktu paparan yang lama, hal ini dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit.

Beberapa hewan, seperti lebah, dapat melihat sinar ultraviolet. Sementara yang lain, seperti Ular Viper dapat merasakan inframerah dengan organ khusus.

Demikian ulasan kami mengenai pengertian cahaya menurut ahli, sifat, kecepatan dan jenis gelombang cahaya.

Semoga ulasan kami membantu, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai pengertian cahaya. Terimakasih ya sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

17 Tempat Wisata di Kabupaten Semarang yang Wajib Dikunjungi

Semarang merupakan sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Dengan Kota Ungaran sebagai ibu kotanya. Semarang menyuguhkan pemandangan yang memukau dengan…

15 Tempat Wisata di Karangasem Bali yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Karangasem memang menjadi salah satu kabupaten yang berada di daerah Bali. Masih sama seperti daerah-daerah lainnya yang berada di…

Dituduh Pakai Pelet, Eks TKW Makmur Dinikahi Pengusaha Taiwan, Jadi Ratu, Tinggal di Apartemen Mewah

Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia bernasib mujur lantaran mendapat jodoh seorang pengusaha asal Taiwan. Ia tak menyangka bakal…

Apa Itu Leasing Mobil dan Bagaimana Cara Kerjanya

Leasing adalah sebuah aktivitas pembiayaan yang dilakukan oleh perusahaan dalam bentuk pengadaan atau peminjaman barang modal yang diatur dalam sebuah…

15 Tempat Wisata di Jakarta Utara yang Wajib Dikunjungi

Jakarta Utara memang menyimpan banyak sekali tempat bersejarah yang dapat Anda kunjungi. Selain itu, menariknya di kota ini juga ada…

Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah dan Syarat Pengurusan Terbaru

Apakah Anda berencana untuk mengurus balik nama sertifikat tanah setelah transaksi? Pertama, Anda harus mengetahui detail biaya yang harus dikeluarkan…

Ditantang Turunkan Salju di Korea dengan Honor Rp 5 M, Mbak Rara Angkat Tangan

Mbak Rarara ditantang untuk menurunkan salju secara sengaja oleh Richard Lee. Siapa sangka jika ia menolk tantangan itu meski diiming-imingi…

15 Tempat Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Trenggalek memang terletak di daerah pesisir, tak heran jika di kabupaten ini banyak sekali keindahan pantai yang dapat Anda…

Tanggapi Somasi dari Mbak Rara gegara Bongkar Trik Pawang Hujan, Pesulap Merah Santai: Saya Gak Nyebut Nama Dia!

Mbak Rara pawang hujan MotoGP Mandalika 2022, mlayangkan somasi kepada Pesulap Merah karena telah membongkar trik pawang hujan yang dilakukannya.…

BCL Asyik Nongkrong di Rumah Ariel NOAH, Adik Ashraf Sinclair Sampai Beri Komentar Begini

BCL Asyik Nongkrong di Rumah Ariel NOAH, Adik Ashraf Sinclair Sampai Beri Komentar Begini Bunga Citra Lestari atau BCL dan…