Pengertian Bumi, Teori Pembentukan dan Lapisan Bumi

Bumi merupakan sebuah planet tempat kita tinggal dan merupakan planet ke tiga dari matahari pada sistem tata surya bima sakti.

Bumi sendiri merupakan planet yang memiliki satu satelit dan memiliki kehidupan yang layak bagi mahluk hidup baik manusia, tumbuhan maupun hewan.

Berikut ini kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan bumi.

Pengertian Bumi

Bumi merupakan serapan bahasa sansekerta yang di ambil dari kata bhumi yang memiliki makna sebagai tanah. Bentuk bumi sendiri seperti jeruk purut dimana berbentuk padat dan bulat tidak sempurna.

Adapun jika kita ukur dalam satuan hitung maka akan kita dapaati bahwa bumi memiliki ukuran luas permukaan sekitar 510.072.000 kilometer persegi dengan ukuran jari- jari rata-rata 6.371 kilometer.

Terdapat gaya gravitasi bumi sebesar 9,780327 m/s2 yang dalam perhitungan matematis sering dibulatkan menjadi 9,81 m/s2.

Teori Pembentukan Bumi

Berikut dibawah ini teori pembentukan Bumi, antara lain sebagai berikut.

1). Teori Kabut Atau Yang Sering Disebut (Nebula)

Immanuel Kant memperkenalkan teori nebula untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang proses pembentukan bumi, pernyataan itu pertama kali diperkenalkan pada tahun 1755 dan Piere de Laplace pada tahun 1796.

Teori ini menjelaskan mengenai adanya kabut gas sebagai pembentuk bumi, kabut gas tersebut dinamakan nebula. Gas yang ada saling tarik menarik membuat kabut besar dengan percepatan yang beasr pula.

Kemudian kabut terpental keluar kemudian mengalami pendinginan.  Bagian yang terpental itulah yang kemudian menjadi planet-planet.

Adapun pembentukan planet dalam teori nebula adalah diwali matahari dan planet-planet lainnya yang masih berupa gas, kemudian kabut mengalami pemadatan di pusat lingkaran dan kemudian berupa menjadi matahari.

Kemudian di lain sisi ada kabut gas yang berbentuk lebih kecil yang kemudian daat kita kenal sebagai planet. Planet ini membentuk orbit dan mengelilingi matahari secara teratur.

2). Teori Planetisima

Pada awal abad ke-20, astronom Amerika Forest Ray Moulton dan ahli geologi Thomas C. Chamberlain mengajukan teori planetesimal. Teori ini menyatakan bahwa Matahari terdiri dari sejumlah besar gas.

Pada satu titik, bintang lain dengan ukuran yang hampir sama melintas begitu dekat dengan Matahari sehingga hampir bertabrakan.

Akibatnya, gas dan materi cahaya di tepi Matahari dan bintang tertarik. Materi yang dikeluarkan mulai menyusut dan membentuk gumpalan yang disebut planetesimal.

Planetesimal mendingin dan memadat hingga akhirnya menjadi planet yang berputar mengelilingi Matahari.

3). Tori Pasang Surut Gas (Tidal)

Teori pasang surut gas pertama kali diperkenalkan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918. Menurut mereka, sebuah bintang besar mendekati Matahari dalam jarak dekat dan menyebabkan terjadi pasang surut di tubuh Matahari yang masih berbentuk gas.

Saat bintang mendekat, gelombang raksasa akan terbentuk di tubuh Matahari yang disebabkan oleh gaya tarik bintang. Gelombang mencapai ketinggian yang luar biasa dan menjauh dari inti Matahari menuju bintang.

Gelombang yang membentuk lidah pijar ini akan mengalami pengembunan gas hingga terpecah menjadi planet-planet.

4). Teori Bintang Kembar

Teori terakhir pembentukan Bumi dikenal dengan teori bintang kembar. Teori ini dicetuskan oleh astronom Raymond Arthur Lyttleton. Menurutnya, galaksi tersebut merupakan gabungan dari bintang kembar.

Salah satu bintang meledak dan menyebabkan banyak material terlontar. Karena bintang yang tidak meledak memiliki gaya gravitasi yang kuat, hamburan pecahan ledakan bintang lain mengelilingi bintang tersebut.

Bintang yang tidak meledak itu kemudian dikenal sebagai Matahari, sedangkan pecahannya adalah planet-planet yang berputar mengelilinginya.

5). Teori Big Bang

Teori big bang menjelaskan bahwa Bumi terbentuk selama puluhan miliar tahun. Pada awalnya, ada awan kabut raksasa yang berputar pada porosnya.

Putaran tersebut menyebabkan kepingan kabut kecil dan ringan terlempar keluar dan berkumpul bersama untuk membentuk cakram raksasa. Pada suatu waktu, awan kabut raksasa meledak membentuk galaksi dan nebula.

Selama kurang lebih 4,6 miliar tahun, nebula ini membeku dan membentuk Galaksi Bima Sakti, yang berisi Tata Surya. Bagian-bagian ringan yang terlempar keluar pada awalnya mengembun membentuk gumpalan yang mendingin dan memadat menjadi planet-planet, termasuk Bumi.

Lapisan – Lapisan Bumi

Berikut dibawah ini lapisan – lapisan Bumi, antara lain sebagai berikut.

Kerak Bumi

Bumi memiliki lapisan yang paling luar yang sering disebut dengan kerak bumi. Sedangkan untuk pembagiannya kerak bumi dibedakan atas dua jenis yaitu kerak bumi samudra dan juga kerak bumi samudra.

Untuk ketebalan dari kerak bumi benua sendiri memiliki tebal sebanyak 20 hingga 70 kilometer dan terdapat pada benua di dunia.

Untuk kerak bumi samudera memiliki ketebalan yaitu berkisar antara 5 sampai 10 kilometer yang terletak di samudera bumi. Pada lapisan kerak bumi terdapat relief permukaan bumi yang terbentuk dari adanya gaya endogen dan eksogen.

Semakin dalam kerak bumi, semakin tinggi suhu (panas). Suhu kerak bumi yang terdalam bisa mencapai 200 hingga 1000 derajat Celcius. Kerak benua didominasi oleh granit.

Sedangkan kerak samudera sebagian besar terdiri dari batuan basalt. Komposisi kimia kerak bumi meliputi :

  1. Silika sebesar 60,2 persen
  2. Alumina sebesar 15,2 persen
  3. Jeruk nipis sebesar 5,5 persen
  4. Magnesium oksida sebesar 3,1 persen
  5. Natrium oksida sebesar 3 persen
  6. Kalium oksida sebesar 2,8 persen

Selain senyawa di atas ada beberapa senyawa lain di luar penjelasan di atas yang membentuk bumi diantaranya air, karbon dioksida, titanium dioksida, dan fosfor pentaoksida.

Adapun besarnya senyawa tersebut kurang dari 2 persen dari total komposisi senyawa yang membentuk bumi.

Selimut Bumi

Selimut atau mantel bumi lebih dikenal dengan sebutan mantel bumi. Ketebalan mantel bumi adalah 2.900 kilometer. Suhunya mencapai 3000 derajat Celcius.

Sebagian besar mantel bumi tersusun dari jenis batuan yang mengandung silikon dan magnesium, sedangkan sisanya terdiri dari silika dan aluminium. Mantel bumi sendiri dibedakan atas tiga jumlah lapisan berdasarkan jumlah jarak dari bumi dan jumlah ketebalannya , yaitu :

1). Lapisan litosfer – Lapisan ini merupakan lapisan terluar dari mantel bumi dengan ketebalan hingga 80 kilometer.

2). Lapisan astenosfer – Lapisan ini terbentuk di bawah lapisan litosfer dengan ketebalan berkisar antara 100 hingga 400 kilometer. Lapisan astenosfer diprakirakan sebagai tempat terbentuknya magma.

3). Mesosfer – Lapisan terendah dari mantel bumi adalah mesosfer. Ketebalannya berkisar antara 2.400 hingga 2.700 kilometer.

Inti Bumi

Inti bumi merupakan lapisan terdalam dari bumi. Lapisan ini berada didasar bumi. Lapisan bumi ini memiliki ketebalan 3.500 kilometer dengan lapisan inti luar setebal 2.000 kilometer.

Untuk ukuran suhu sendiri lapisan inti bumi dibedakan menjadi dua buah yaitu lapisan inti luar dengan jumlah suhu 2.200 derajat Celcius dan di lapisan inti dalam yang suhunya semakin panas bisa mencapai 4.500 derajat Celcius

Ada empat jumlah lapisan bumi lainnya selain lapisan yang telah disebutkan tadi, adapun lapisan itu adalah lapisan atmosfer, lapisan litosfer, lapisan hidrosfer, dan lapisan biosfer. Berikut ini merupakan penjelasan singkatnya.

Atmosfer

Atmosfer terdiri dari 21 persen nitrogen, 78 persen nitrogen dan sejumlah kecil karbon dioksida, air dan gas lainnya. Sebagian besar massa atmosfer berada pada ketinggian 11 km.

Di atmosfer, terbentuk iklim dan cuaca yang dipengaruhi oleh energi matahari dan rotasi bumi. Energi matahari juga mempengaruhi pergantian musim.

Musim panas terjadi ketika kutub utara menghadap langsung ke matahari. Sedangkan terjadinya musim dingin adalah kebalikannya.

Panjang hari di musim panas lebih panjang, sedangkan di musim dingin hari-hari lebih pendek. Bahkan, hampir tidak ada siang hari di daerah kutub saat musim dingin.

Litosfer

Lapisan litosfer seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, memiliki ketebalan 80 kilometer.

Selain itu, lapisan ini berbentuk lempengan yang terus bergerak akibat gaya endogen (baca: Macam-Macam Energi Endogen). Pergerakan lempeng ini akan menyebabkan pergeseran benua.

Hidrosfer

Yang disebut lapisan hidrosfer adalah lapisan air di bumi. Seperti yang kita ketahui bahwa dua pertiga permukaan bumi ditutupi oleh air. Perairan tersebut meliputi perairan laut dan perairan lainnya seperti sungai dan danau.

Perairan terdalam di bumi berada di Samudera Pasifik yaitu Palung Mariana dengan kedalaman lebih dari 10.000 meter di bawah permukaan laut.

Laut juga memiliki pengaruh terhadap iklim dan cuaca di bumi. Artinya lapisan hidrosfer dapat mempengaruhi kondisi lapisan atmosfer.

Biosfer

Biosfer adalah lapisan tempat hidup makhluk hidup, yang merupakan kumpulan ekosistem di bumi. Biosfer mencakup semua makhluk hidup di bumi dan interaksinya satu sama lain dan dengan lingkungan tempat mereka tinggal.

Biosfer bumi diperkirakan telah terbentuk pada awal pembentukan planet ini, yaitu sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu dan merupakan lapisan tertipis dari semua lapisan bumi.

Tingkat organisasi dalam biosfer meliputi protoplasma, sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme. Tingkat organisasi ini adalah tingkat organisme yang paling kompleks di tata surya.

Demikian ulasan kami mengenai pengertian bumi, teori pembentukan dan lapisan bumi.

Semoga ulasan kami membantu, khususnya dalam memberikan pemahaman yang berkaitan dengan bumi. Terimakasih ya sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

Bak Bau Bangkai yang Akhirnya Tercium Juga! Padahal Punya Kekayaan Rp 200 M hingga Kalahkan Andre Taulany, Terungkap Alasan Ayu Ting Ting Masih Betah Tinggal di Rumah Gang Sempit: ‘Nutup Duit’

Ayu Ting Ting dikenal sebagai salah satu artis tersukses pada saat ini. Tak main-main, Ayu Ting Ting yang punya bayaran…

Harga Mobil Isuzu Traga Terbaru 2022

Bagi kamu warga Indonesia tentunya sudah tidak asing lagikan dengan mobil Isuzu? Mobil isuzu merupakan mobil yang sudah lama masuk…

Kepergok! Wanita yang Diisukan Selingkuh dengan Raffi Ahmad Diam-diam Tahu Fakta Soal Mimi Bayuh, Warganet Geram: Japok Said, Bersatu Kita Teguh!

Media sosial sempat dihebohkan dengan dugaan hubungan gelap antara Raffi Ahmad dan Mimi Bayuh. Dugaan hubungan tersebut muncul kala ada…

Lirik Lagu Belahan Jiwa yang Dinyanyikan oleh DOT

Lirik menjadi salah satu komponen yang penting dan dapat menarik minat masyarakat dalam mendengarkan sebuah lagu. Lirik yang mudah dihafal…

Lirik Lagu El Shaddai yang Dinyanyikan oleh Henry Manuputty

Lirik menjadi salah satu komponen yang penting dan dapat menarik minat masyarakat dalam mendengarkan sebuah lagu. Lirik yang mudah dihafal…

Tak Diundang ke Pernikahan Deddy Corbuzier, Kalina Ocktaranny Kesal Jadi Bulan-bulanan Dibanding-bandingkan: Jelekkan Aku, Jelekkan Sabrina, Ya Sudah

Kalina Ocktaranny dikabarkan tak diundang ke acara pernikahan Deddy Corbuzier dengan Sabrina. Dikutip Gridhot dari Grid.ID, Kalina dan Deddy memang…

Bak Petir Menyambar, Ashanty Tiba-tiba Akui Selingkuh Dari Anang Hermansyah, Sosok Pria Ini Sampai Jadi Sorotan!

Sedekade sudah pernikahan yang dijalani oleh pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty berjalan. Bahkan selama membangun rumah tangga, Anang Hermansyah…

Didesak Cepat Melamar, Ariel NOAH Terciduk Peluk Hingga Pegang Erat Paha BCL, Netizen: Mbaknya Salting Terus

Kebersamaan Ariel NOAH dan Bunga Citra Lestari atau BCL selalu sukses menjadi perhatian publik. Sebab, keduanya sama-sama tak memiliki pasangan.…

Jleb! Haji Faisal Skakmat Doddy Soal Alasan Tak Minta Izin Nikahkan Bibi-Vanessa Angel

Doddy Sudrajat masih berseteru dengan sang besan, Haji Faisal. Disaat masalah makam belum kelar, ayah Vanessa Angel itu kini mengungkit…

Lirik Lagu Hidup Ini Adalah Kesempatan – Herlin Pirena

Lirik menjadi salah satu komponen yang penting dan dapat menarik minat masyarakat dalam mendengarkan sebuah lagu. Lirik yang mudah dihafal…