Pengertian Akhlak Menurut Para Ahli, Lengkap dengan Penjelasan dan Jenis Akhlak

Sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian, tentunya kita harus memiliki akhlak yang baik agar diterima oleh lingkungan.

Namun, sebelum menampilkan akhlak mulia di khalayak, apakah kita memahami apa pengertian dari akhlak itu sendiri? Untuk belajar bersama, yuk simak ulasan mengenai pengertian akhlak berikut:

Pengertian Akhlak Menurut Ahli

Secara bahasa, akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakukan manusia bagi sekitarnya. Pengertian akhlak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri juga diartikan sebagai budi pekerti, kelakukan, krisis dan pendidikan.

Akhlak juga dikaji dalam ilmu agama. Sedikit penjelasan, agama adalah kumpulan kepercayaan, pandangan dunia dan sistem budaya yang terorganisir yang menghubungkan orang dengan tatanan/tatanan kehidupan.

Begitu banyak agama memiliki narasi, symbol dan sejarah sakral yang bertujuan untuk menjelaskan makna kehidupan dan alam semesta atau asal usul kehidupan itu sendiri. Percaya sebagai keyakinan mereka tentang sifat manusia, hukum agama atau cara hidup yang disukai.

Menurut beberapa perkiraan, ada sekitar 4.200 agama di seluruh dunia. Dimana setiap agama yang ada, tentunya membahas dan mengajarkan terkait akhlak. Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian akhlak menurut islam, mari kita simak beberapa ahli muslim berikut:

1). Ahmad Amin

Ahmad Amin mengatakan bahwa akhlak adalah kebiasaan baik dan buruk. Misalnya, jika kebiasaan memberi sesuatu itu baik, maka disebut akhlaqul karimah dan jika perbuatannya tidak baik disebut akhlaqul madzmumah

2). Imam al-Ghazali

Imam al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulum al din mengatakan bahwa akhlak adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa. Sifat ini nantinya akan menimbulkan berbagai perbuatan dengan mudah dan mudah tanpa perlu pemikiran dan pertimbangan.

3). Ibrahim Anas

Selanjutnya ada Ibrahim Anas yang mengatakan bahwa akhlak adalah ilmu. Dimana objeknya membahas nilai-nilai yang berkaitan dengan perbuatan manusia, yang dapat bercirikan baik dan buruk.

Bisa dikatakan bahwa akhlak yang buruk pada anak akan membawanya pada kedudukan dasar dalam tatanan sosial dan akan berujung pada kejahatan. Sebab itulah hadir pendidikan nasional yang tidak hanya mencerdaskan kehidupan bangsa. Serta merta pula demi membentuk manusia atau generasi yang berakhlak mulia.

Jadi pada hakekatnya akhlak adalah suatu keadaan atau sifat yang telah merasuki jiwa dan menjadi kepribadian. Sehingga darinya timbul berbagai macam perbuatan secara spontan dan mudah tanpa dibuat-buat dan tanpa perlu dipikirkan.

Tingginya akhlak atau dalam bahasa arab disebut dengan akhlakul karimah yang terdapat pada diri seseorang. Hal ini bisa membuat orang tersebut menjadi seseorang yang dapat melaksanakan kewajiban dan pekerjaan dengan baik dan sempurna demi mencapai hidup bahagia. Meski unsur kehidupan lain seperti kekayaan dan pangkat tidak ditemukan di dalamnya.

Sebaliknya jika seseorang memiliki akhlak yang buruk, berwatak kasar, berprasangka buruk terhadap orang lain, maka itu merupakan pertanda bahwa orang tersebut akan hidup gelisah sepanjang hidupnya. Akhlak yang dimaksud disini bukan sekedar teori muluk-muluk, tetapi moral sebagai tindakan manusia yang keluar dari hati.

Moral sendiri merupakan perilaku yang dipengaruhi oleh nilai-nilai yang diyakini oleh seseorang dan sikap yang merupakan bagian dari kepribadiannya. Nilai dan sikap tersebut juga terpancar dari konsepsi dan gambaran hidupnya. Dengan kata lain, nilai dan sikap tersebut terpancar dari aqidahnya adalah gambaran akan kehidupan yang diyakininya.

Jenis – Jenis Akhlak

Akhlak dapat terbagi menjadi dua, yaitu akhlak baik dan akhlak buruk.  Dimana kita tahu bahwa akhlak yang baik dan akhlak yang buruk merupakan dua jenis perilaku yang bertolak belakang.

Dua jenis akhlak ini juga terpancar dari dua sistem nilai yang berbeda. Keduanya memberikan dampak langsung pada kualitas individu dan masyarakat.

Individu dan masyarakat yang dikendalikan dan dijiwai oleh nilai dan moral yang baik akan melahirkan individu dan masyarakat yang sejahtera.

Sedangkan apabila individu dan masyarakat dikuasai oleh nilai dan perilaku buruk, mereka akan hancur dan kacau. Masyarakat sedang kacau, tidak mungkin menolong seorang tamadun yang suci dan mulia.

Macam – Macam Akhlak

Berikut beberapa macam – macam Akhlak, antara lain sebagai berikut.

1). Akhlak Terpuji (Akhlakul Mahmudah)

Akhlak atau akhlak yang terpuji adalah akhlak yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Karakter Mahmudah meliputi sabar, jujur, rendah hati, dermawan, santun, gigih, rela berkorban, adil, bijaksana, lemah lembut dan santun, amanah dan sederet lainnya

Seorang muslim yang memiliki akhlak yang baik, dalam kehidupan sehari-hari akan menjaga perkataan dan perbuatannya. Sebagai seorang muslim, adalah suatu keharusan untuk menjaga akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menerapkan akhlakul mahmudah, tentu kita akan mendapatkan manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari. Keutamaan memiliki akhlak terpuji adalah dicintai oleh Nabi Muhammad.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmizi disebutkan bahwa seorang muslim yang memiliki akhlak terpuji akan dekat dengan Nabi Muhammad SAW.

2). Akhlak Tercela (Akhlakul Mazmumah)

Akhlak tercela atau akhlak mazmumah adalah sekumpulan akhlak atau perbuatan buruk yang harus dihindari oleh setiap manusia. Akhlak mazmumah ini harus dijauhi karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Beberapa contoh akhlak mazmumah adalah sombong, dengki, dengki, tamak, hasad, sombong, fitnah dan sederet prilaku lainnya. Sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya kita menjauhi akhlak mazmumah. Tentulah akhlak tidak terpuji ini sangat dibenci oleh Allah SWT yang memiliki Asmaul Husna.

Demikian ulasan kami mengenai pengertian akhlak menurut ahli, lengkap dengan penjelasan dan jenis-jenisnya.

Semoga ulasan kami membantu, khususnya dalam memberikan pemahaman yang berkaitan dengan akhlak. Terimakasih ya sudah berkunjung.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN