Pasal 149 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Kitab Undang-undang Hukum Pidana (bahasa Belanda: Wetboek van Stafrecht, umum dikenal sebagai KUH Pidana atau KUHP) adalah peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum pidana di Indonesia.

Pasal 149 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) – Buku Kedua tentang Kejahatan – Bab IV Kejahatan Terhadap Melakukan Kewajiban Dan Hak Kenegaraan

Pasal 149 KUHP

1). Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum, dengan memberi atau menjanjikan sesuatu, menyuap seseorang supaya tidak memakai hak pilihnya atau supaya memakai hak itu menurut cara tertentu, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling lama empat ribu lima ratus rupiah.

2). Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih, yang dengan menerima pemberian atau janji, mau disuap.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

Pamor Turun Gegara Kasus KDRT, Rizky Billar dan Lesti Kejora Bakal Pindah ke Jepang? Mantan Manager: Emang Impiannya!

Prahara pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar jadi bahan gunjingan saat sang biduan mencabut laporannya. Sebelumnya Lesti menuai simpati publik…