Pasal 139 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Kitab Undang-undang Hukum Pidana (bahasa Belanda: Wetboek van Stafrecht, umum dikenal sebagai KUH Pidana atau KUHP) adalah peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum pidana di Indonesia.

Pasal 139 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) – Buku Kedua tentang Kejahatan – Bab II KUHP tentang Kejahatan-Kejahatan Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden.

Pasal  KUHP

1). Ayat ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. 1 Tahun 1946, pasal VIII, butir 29.

2). Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 131, dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. 1-4.

3). Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 134, dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. 1-3.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN

Pamor Turun Gegara Kasus KDRT, Rizky Billar dan Lesti Kejora Bakal Pindah ke Jepang? Mantan Manager: Emang Impiannya!

Prahara pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar jadi bahan gunjingan saat sang biduan mencabut laporannya. Sebelumnya Lesti menuai simpati publik…