Lagi Kesulitan Ekonomi, Teddy Pardiyana Akui Enggak Pernah Dapat Bantuan dari Rizky Febian, Suami Mendiang Lina Paparkan Sulitnya Besarkan Anak Seorang Diri

Subtitle goes here

By:

November 04, 2021

Shares

1.0 of 1 User
Loading...

Suami mendiang Lina Jubadeah, Teddy Pardiyana menjadi sorotan baru-baru ini.

Tubuhnya terlihat semakin kurus. Pipinya juga nampak tirus serta kulit yang menghitam

Melansir Kompas.com, Teddy mengungkap beratnya mengasuh anak seorang diri sepeninggalan sang istri.

“Susah emang ngegantiin sosok seorang ibu, tugas ibu emang berat banget,” kata Teddy di tayangan Status Selebriti yang diunggah YouTube SCTV.

“Sampai sekarang turun 20 kilo (gram), kurusan,” lanjutnya.

Tidak itu saja, melansir TribunWow.com, Teddy Pardiyana disebut sudah bangkrut hingga terpaksa tinggal di sepetak rumah yang jauh dari keramaian.

Teddy juga mengaku sudah tak bisa membelikan makanan mahal untuk Bintan

“Makannya (Bintang) paling kesenengannya nasi sama telor. Masakannya paling yang senang dia bubur. Banyakan sih makan susu formula,” kata Teddy di tayangan Insert Hilite yang diunggah ulang oleh akun YouTube TVJI, Minggu (31/10/2021).

“Kalau saya masak sendiri ada, ada juga saya lebih cenderung enggak makan nasi dari dulu juga. Makannya kalau orang Sunda itu ngabeti itu ubi-ubian,” jelasnya.

Teddy yang kini terlihat kurus karena berat badannya turun 20 kg juga mengaku tak pernah mendapat bantuan dari anak-anak Sule.

Suami Lina Jubaedah itu mengatakan perhatian Rizky Febian dan Putri Delina hanya terjadi di awal pasca Lina meninggal.

“Bukannya mau menyinggung masalah itu, cuma kalau Aa Iky sih enggak pernah sama sekali (kasih bantuan ke Bintang). Saya berani sumpah. Emang enggak pernah sama sekali,” ungkap Teddy.

“Kalau Teh Putri pernah beliin dot, keperluan baju, pas ibunya meninggal aja. Berapa bulan udah gitu ya udah. Saya juga enggak mikirin seperti diberitakan minta ke kakaknya karena artis, enggak kepikiran sih,” tambahnya.

Padahal saat ini kondisi Teddy Pardiyana sendiri tengah kesulitan ekonomi dan tak punya pekerjaan untuk menutup kebutuhan anaknya.

“Kalau tabungan udah habis, udah ludes. Kita juga selama dua tahun, orang sebulan covid, lockdown saja udah tahu sendiri, berantakannya gimana, pusingnya gimana,” ujar Teddy.

“Selama pandemi emang kerasa banget. Susu, popok, kebutuhan saya juga diprioritaskan untuk dede,” terangnya.

Tak mau dituding malas cari nafkah, Teddy mengaku sulit mendapat lowongan pekerjaan di Indonesia meski pernah kerja di luar negeri.

Hal itu membuatnya berpikir untuk kembali mengadu nasib di luar negeri sembari memboyong Bintang.

“Emang susah gerak aja. Biasa saya kan kerja di luar negeri. Kalau di Indonesia emang enggak ada lowongan. Bulan satu dua udah lampu hijau. Kemarin baru wawancara sama orang Jepang langsung by zoom. Jadi udah ada gambaran lah,” jelasnya.

“Karena saya mantan kenzu, jadi si dede bisa dibawa juga. Ke sana juga bukan dalam artian kerja fokus, karena teman sama Kakak sudah buka LPK buat ke kerja ke Jepang. Paling ke sana sambil main tapi bisa sekalian sambil kerja sampingan,” tutupnya.

(*)

sumber: hot.grid.id

0 Comment

Comments closed.