Doa Niat Puasa Rajab dan Tata Cara Melakukannya

Puasa Rajab merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada bulan Rajab yakni sebelum masuk bulan suci Ramadhan.

Niat puasa sunnah Rajab yaitu:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Latin :

Nawaitu shauma ghadin ‘an-adaa i sunnati rajaba lillaahi ta’aalaa

Artinya :

“Aku niat melaksanakan puasa Rajab esok hari sunnah karena Allah Ta’ala.”

Adapun tata cara melakukan puasa sunnah Rajab sama halnya dengan puasa wajib maupun puasa sunnah lainnya yaitu menahan diri dari hawa nafsu dan segala hal yang membatalkan puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari, yang membedakan hanya waktu dalam pelaksanaan dan niatnya saja, simak uraian di bawah ini:

Tata Cara Melakukan Puasa Rajab

Berikut dibawah ini tata cara melakukan puasa rajab, antara lain sebagai berikut.

1). Dilakukan pada bulan Rajab

Sudah dijelaskan bahwa puasa Rajab merupakan puasa sunnah yang dilakukan khusus pada bulan Rajab yaitu bulan ke 7 dalam penanggalan islam/hijriyah, maka hal itu sudah jelas.

2). Niat

Membaca niat sebagaimana tertera di atas

3). Menahan diri dari hawa nafsu dan segala hal yang membatalkan puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

4). Berbuka Puasa

Disunnahkan bagi siapa saja yang menjalankan puasa dan telah tiba waktu berbuka maka bersegeralah berbuka dengan memakan yang manis-manis seperti kurma. Tentang bulan Rajab, Allah Swt berfirman dalam Qur’an Surat At-Taubah ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Latin :

Inna ‘iddatassyuhuuri ‘indallaahisnaa ‘asyara syahran fii kitaabillaahi yauma khalaqas samaawaati wal-ardha minhaa arba’atun hurum, dzalikad diinulqayyimu, falaa tadlimuu fiihinna anfusakum, waqaatiluul musyrikiina kaaffata kamaa yuqaatiluu nakum kaaffah, wa’lamuu annallaaha ma’al muttaqiina.

Artinya :

”Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah ketika Dia menciptakan langit dan bumi diantaranya empat bulan haram, itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan pergilah kaum musyrikin itu semuanya, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.”

Catatan : Bulan haram (bulan yang penuh kemulian) ada empat bulan yaitu Muharram, Rajab, Dzulqaidah dan Dzulhijah.

Karena bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram tentunya bagi siapa saja yang memperbanyak amalan-amalan sunnah terlebih melaksanakan puasa sunnah Rajab ada begitu banyak nilai kebaikan di sisi Allah Swt., di bawah ini adalah keutamaan melaksanakan puasa sunnah Rajab:

1). Sunnah Rasulullah

Puasa sunnah Rajab merupakan amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah, telah sama-sama kita ketahui barang siapa yang melakukan amalan sunnah Rasulullah maka Allah akan memberikan pahala padanya juga akan mendapat syafaat dari Rasulullah Saw., kelak di akhirat.

2). Diberikan Minum dari Syurga

Salah satu keutamaan bagi siapa saja yang melaksanakan puasa sunnah Rajab maka Allah Swt., akan memberinya minum di Syurga kelak. Aamiin, Wallahu a’lam bish-shawabi

3). Terhapusnya Dosa

Tidak mungkin suatu amalan baik dalam islam yang tidak memiliki faedah begitu pula dengan puasa sunnah Rajab.

Terhapusnya dosa-dosa bagi siapa saja yang melaksanakan puasa Rajab adalah keutamaan yang tidak bisa dilewatkan, bayangkan saja berapa banyak dosa yang telah kita perbuat.

Dengan melakukan puasa sunnah Rajab InsyaAllah Allah akan menghapus dosa-dosa kita dengan ketentuan tertentu.

4). Tertutupnya pintu neraka dan terbukanya pintu-pintu Syurga Rasulullah Saw bersabda:

من صام من رجب يوما كان كصيام شهر ومن صام منه سبعة أيام غلقت عنه أبواب الجحيم السبعة ومن صام منه ثمانية أيام فتحت له أبواب الجنة الثمانية ومن صام منه عشرة أيام بدلت سيئاته حسنات.

Artinya :

”Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan Rajab maka baginya bagaikan puasa satu bulan, barang siapa yang berpuasa tujuh hari pada bulan Rajab maka tujuh pintu neraka jahim digembok. Dan barang siapa yang berpuasa selama delapan hari pada bulan Rajab maka delapan pintu Syurga dibuka. Dan barang siapa berpuasa sepuluh hari pada bulan Rajab maka amal-amal buruknya digantikan dengan amal-amal yang baik.”

Itulah niat dan tata cara melakukan puasa Rajab serta keutamaan-keutamaan puasa bulan Rajab. Semoga artikel ini memberikan manfaat dan menjadi syiar kebaikan. Wassalam.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN