Doa Akhir Tahun Latin dan Artinya, Dibaca Setelah Magrib Tahun Baru

Ada beberapa penanggalan yang kita ketahui sebagai warga Negara Indonesia namun sebagai umat muslim tentunya kita tidak boleh mengabaikan penanggalan islam yang disebut tahun hijriyah.

Penanggalan pada tahun hijriyah sendiri dimulai pada tanggal 1 Muharam dan berakhir pada tanggal 29/30 Dzulhijah. Adapun urutan bulan hijriyah adalah sebagai berikut:

1). Muharam

2). Safar

3). Rabi’ul Awal

4). Rabi’ul Akhir

5). Jumadil Awal

6). Jumadil Akhir

7). Rajab

8). Sya’ban

9). Ramadhan

10). Syawal

11). Dzulka’dah

12). Dzulhijah

Sebagai umat muslim pasti kita sudah tidak asing lagi dengan doa akhir tahun hijriyah. Doa akhir tahun adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah atas apa yang telah Dia berikan ditahun ini juga sebagai permohonan ampun atas dosa-dosa yang sudah kita perbuat dan kita lalai dalam bertaubat.

Hendaknya pada akhir tahun hijriyah kita umat muslim membaca doa akhir tahun dengan menghayati setiap makna yang terkandung dalam doa tersebut dan benar-benar menyesal atas dosa-dosa yang telah kita perbuat serta bersungguh-sungguh meminta ampun kepada Allah Swt., dan bertaubat.

Doa akhir tahun sendiri baiknya dibaca selekas sholat ashar pada tanggal terakhir dibulan Dzulhijah yakni tanggal 29/30 Dzulhijah.

Yang harus sama-sama kita ketahui bahwa pergantian hari pada penanggalan hijriyah adalah berdasarkan perhitungan bulan, jadi pergantian hari pada penanggalan hijriyah adalah saat munculnya bulan atau masuk waktu magrib, oleh karena itulah akhir tahun hijriyah tepatnya sebelum masuk waktu magrib ditanggal terakhir pada bulan Dzulhijah.

Agar lebih jelas anda bisa mempelajari tata cara membaca Doa Akhir Tahun islam atau hijriyah di bawah ini:

1). Doa akhir tahun dibaca selekas sholat ashar sebagimana dijelaskan di atas pada tanggal 29/30 bulan Dzulhijah.

2). Sebelum membaca doa akhir tahun baiknya membaca Sayyidul istighfar sebanyak 3 kali balikan, bacaannya adalah sebagai berikut:

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin :

Allahumma anta rabbii laa ilaha illaa anta, kholaktanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wawa’dika maastatho’tu, a- ‘udzubika mingsyarri maa shona’tu, abuu u-laka bini’matika ‘alayya, waa a-buu-u bidzambii faghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba ilaa anta.

Artinya :

“Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakan aku, Dan aku adalah hamba-Mu dan di atas ikatan janji-Mu. Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku, aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang boleh mengampuni segala dosa melainkan Engkau.”

3). Membaca shalawat Nabi Saw., sebanyak 11 kali balikan.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

Latin :

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa ali Muhammad

Artinya :

“Ya Allah berilah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad Saw., dan kepada keluarga Nabi Muhammad Saw.”

4). Membaca Ayat kursi (QS. Al-Baqarah : 255) sebanyak 7 kali balikan

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Latin :

Allaahu laa ilaaha illaa huwalḥayyulqayyụm, laa ta`khuduhụ sinatuw walaa naụm, lahụ maa fissamaawaati wa maa fil arḍ, man dzalladii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi`idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuḥiiṭụna bisyai`im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa, wasi’a kursiyyuhussamaawaati wal-arḍ, wa laa ya`ụduhụ ḥifẓuhumaa, wa huwal’aliyyul’adhīm

Artinya :

”Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha hidup, yang terus mengurus (Makhluk-Nya), tidak mengantuk tidak pula tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka serta mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihari keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.”

5). Membaca doa akhir tahun sebanyak 3 kali balikan.

وَصَاَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ , اَلَّلهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَمَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَاَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُو بَتِى اِلَي اتَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْاَتِىْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَاءِنِّى اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِى وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَىْهِ الثَّوَابَ فَاَسْئَلُكَ اَلَّلهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَاذَاالْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِىْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِىِّ الْاُمِّىِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Latin :

Wasalallahu ‘alaa sayyidina Muhammad wa’alaa alihi washahbihi wasallam, Allahumma maa ‘amiltu fii hadzihissanati mimmaa nahaitanii ‘anhu pamam atubminhu wa-amtardhohu walam tansahu wahalamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa ‘uquubatii ilaattaubati minhu ba’da jur-atii ‘alaa ma’shiyatika faa innii astaghfiruka faghfirlii wamaa ‘amiltu fihaa mimmaa tardhoohu wawa’adtanii ‘alaihissawa ba fa-as-aluka Allahumma yaa karimm yaa dzaljalaali walikhraami an tataqaballahu minii wala taqtha’ raja-ii mingka yaa kariimi wa shalallahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyii wa’alaa –alihi washahbihi wasallam.

Artinya :

“ Semoga Rahmat dan Salam tercurahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw., beserta para keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah apapun yang telah aku lakukan pada tahun ini dari perkara-perkara yang Engkau melarangnya dan aku melakukannya sedang aku tidak bertaubat darinya dan Engkau tidak meridhoinya, tidak melupakannya dan Engkau berbalas kasihan kepada aku padahal Engkau berkuasa untuk menghukumku, dan Engkau telah menyerukan kepadaku untuk bertaubat setelah aku berani berbuat durhaka kepada-Mu.

Maka sesungguhnya sekarang aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku. Apapun yang telah aku lakukan pada tahun ini dan telah Engkau janjikan pahalanya kepadaku maka aku memohon kepada-Mu, Ya Allah yang Maha Mulia pemilik kebesaran dan kemuliaan mohon Engkau menerima taubat ini dan janganlah Engkau putusakan harapanku kepada-Mu wahai yang Maha Mulia. Dan rahmat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi kami Muhammad Saw., para keluarganya dan sahabat-sahabatnya dan mengaruniakan kesejahteraan atas mereka .”

Itulah doa akhir tahun islam atau tahun hijriyah yang bisa sama-sama kita amalkan. Ingatlah selekas kita membaca doa akhir tahun artinya kita menyambut tahun yang baru, membuka lembaran baru untuk diisi amalan-amalan baik sebagai bekal di akhirat nanti.

Berita terkait:
JANGAN LEWATKAN